Camat Gumukmas Hadiri Peresmian Home Care, Terobosan Sejarah Kesehatan Jember yang Pertama di Indonesia
- 24 Juli 2026
- Dibaca 54 Kali
Bagikan Via:
Camat Gumukmas Hadiri Peresmian Home Care, Terobosan Sejarah Kesehatan Jember yang Pertama di Indonesia
JEMBER, 24 JULI 2026 – Camat Gumukmas, Dannie Allcholin, turut hadir dalam momen bersejarah peresmian program layanan kesehatan Home Care yang dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc.
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benyamin Paulus Oktavianus, Anggota DPR RI Komisi VI, Kawendra Lukistian, serta Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Iwan Sumule, bertempat di Puskesmas Sumberbaru, Jumat, 24 Juli 2026.
Dengan diresmikannya program ini, Kabupaten Jember mengukir sejarah baru sebagai daerah pertama di seluruh Indonesia yang secara resmi menjalankan layanan kesehatan berbasis jemput bola hingga ke rumah warga.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Dannie Allcholin menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas kehadiran program terobosan ini. “Ini adalah langkah yang sangat luar biasa, sebagai wujud nyata upaya pemerintah mengawal kondisi kesehatan seluruh warga Kabupaten Jember tanpa terkecuali,” ujarnya.
Ia menambahkan, seperti yang diketahui bersama, Jember masih menghadapi tantangan besar terkait angka kemiskinan dan tingginya angka stunting. Melalui Home Care ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya secara maksimal untuk meningkatkan derajat kesehatan, khususnya bagi warga miskin, kelompok rentan, dan mereka yang selama ini terhalang akses ke fasilitas kesehatan.
Diketahui, layanan kesehatan gratis ini merupakan gagasan utama Bupati Gus Fawait, lahir dari keprihatinan mendalam melihat kenyataan bahwa masih banyak warga kurang mampu yang belum tersentuh pelayanan medis secara optimal, meskipun biaya pengobatan sudah dibebaskan pemerintah.
Hambatan bukan lagi pada biaya berobat, melainkan keterbatasan untuk datang ke tempat pelayanan akibat jarak, kondisi fisik, maupun beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan.
Menyikapi hal tersebut, Pemkab Jember menurunkan sebanyak 1.200 tenaga kesehatan yang siap berkeliling ke seluruh pelosok wilayah mendatangi rumah warga.
Mereka memberikan pemeriksaan menyeluruh, pengobatan dasar, hingga pendampingan perawatan secara cuma‑cuma. Didukung 50 armada khusus serta teknologi telemedicine, petugas lapangan dapat berkonsultasi secara langsung dengan dokter umum maupun dokter spesialis di rumah sakit jika diperlukan penanganan lanjutan.
Sebagai bentuk kepedulian menyeluruh, warga yang menerima pelayanan juga turut diberikan bantuan sembako guna meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendukung pemulihan kesehatan.
“Program Home Care adalah bukti nyata komitmen pemerintah menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan merata. Kini bukan lagi warga yang harus bersusah payah mendatangi fasilitas kesehatan, melainkan pemerintah yang hadir langsung ke tengah masyarakat, khususnya mereka yang paling membutuhkan perhatian dan pendampingan medis,” tegas Dannie Allcholin. (rir)