logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Camat Ledokombo Pimpin Monitoring BKD di Dua Desa, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berkualitas

  • 11 Juni 2026
  • Dibaca 66 Kali
Bagikan Via:
camat-ledokombo-pimpin-monitoring-bkd-di-dua-desa-pastikan-pembangunan-tepat-sasaran-dan-berkualitas-20260613

Camat Ledokombo Pimpin Monitoring BKD di Dua Desa, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berkualitas

JEMBER, 11 JUNI 2026 - Pemerintah Kecamatan Ledokombo turun langsung mengawal penggunaan Bantuan Keuangan Desa (BKD) melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di Desa Lembengan dan Desa Sumberbulus, Kamis 11 Juni 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proyek pembangunan desa berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Monev dipimpin Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), yakni Kapolsek Ledokombo Andrias Suryo Rubedo, Danramil Ledokombo Abdul Aziz, pendamping desa, pendamping lokal desa, serta pemerintah desa setempat.

Di Desa Lembengan, tim memeriksa sejumlah proyek yang seluruhnya telah rampung 100 persen. Proyek tersebut meliputi pemeliharaan jalan aspal lapen di Dusun Darungan, renovasi ruang Sekretaris Desa di Dusun Krajan I, serta normalisasi saluran irigasi di Dusun Klonceng.

Tim melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna mencocokkan hasil pekerjaan dengan dokumen perencanaan, spesifikasi teknis, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Selain menilai kualitas konstruksi, evaluasi juga difokuskan pada dampak dan manfaat pembangunan bagi masyarakat.

Nino menegaskan bahwa pengawasan penggunaan dana desa tidak boleh berhenti pada aspek administrasi semata. Menurutnya, setiap anggaran yang dikucurkan harus dapat dipertanggungjawabkan melalui hasil pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Bantuan Keuangan Desa merupakan instrumen penting untuk mempercepat pembangunan di tingkat desa. Karena itu, setiap rupiah yang digunakan harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Monitoring ini bertujuan memastikan pekerjaan yang dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, tepat sasaran, serta memiliki kualitas yang baik sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan secara fisik, tetapi juga dari tingkat kemanfaatan yang dirasakan masyarakat serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Kepala Desa Lembengan, Mohammad Soefijandi, menyambut positif pelaksanaan monitoring tersebut. Menurutnya, evaluasi dari Forkopimcam menjadi sarana penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pembangunan desa.

“Kegiatan monitoring ini menjadi sarana evaluasi yang sangat penting bagi pemerintah desa. Kami berupaya melaksanakan seluruh kegiatan BKD sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku. Kehadiran tim monitoring memberikan masukan yang konstruktif agar kualitas pembangunan desa terus meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara optimal,” katanya.

Usai dari Lembengan, rombongan melanjutkan monev ke Desa Sumberbulus. Di desa ini, tim meninjau sejumlah proyek BKD, di antaranya pembongkaran Gedung Dusun Sumberbulus 02, pembangunan bendung bagi air, pembangunan paving block yang seluruhnya telah selesai 100 persen, serta rehabilitasi kantor dusun yang saat ini telah mencapai progres sekitar 75 persen.

Selain memeriksa kualitas pekerjaan dan kesesuaiannya dengan dokumen teknis, tim juga mengidentifikasi berbagai kendala yang muncul selama proses pembangunan berlangsung.

Nino menilai pelaksanaan BKD di Desa Sumberbulus menunjukkan progres yang cukup baik. Namun, ia mengingatkan agar proyek yang masih berjalan tetap mengutamakan mutu pekerjaan dan diselesaikan sesuai target waktu.

“Kami mengapresiasi capaian pembangunan yang telah dilaksanakan. Untuk pekerjaan yang masih berjalan, kami berharap dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap mengutamakan mutu pekerjaan. Pembangunan yang berkualitas akan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan desa secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberbulus, Muntahe, menegaskan komitmen pemerintah desa untuk menuntaskan seluruh pekerjaan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Monitoring dari Forkopimcam menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan pembangunan desa. Kami berkomitmen menyelesaikan seluruh kegiatan yang masih berjalan dengan baik serta memastikan setiap program BKD memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tuturnya. (yus)

Galeri Foto