Pelatihan Optimasi UMKM Berbasis Digital Digelar di Kelurahan Kebonsari
- 05 Mei 2026
- Dibaca 181 Kali
Bagikan Via:
Pelatihan Optimasi UMKM Berbasis Digital Digelar di Kelurahan Kebonsari
JEMBER, 05 MEI 2026 - Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di era digital terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan bertajuk “Pelatihan Peningkatan Branding di Era Digital bagi UMKM di Kelurahan Kebonsari” yang dilaksanakan di Pendapa Kelurahan Kebonsari, Selasa, 05 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Hofi Hannan Ar Rosyid, seorang praktisi digital sekaligus founder platform Portal Pedia.id dan Sealur.id.
Dalam pemaparannya, Hannan, sapaan karibnya, menekankan pentingnya transformasi digital bagi UMKM agar tidak tertinggal di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Ia menjelaskan bahwa marketplace menjadi solusi paling mudah dan murah bagi pelaku usaha untuk memulai penjualan secara online tanpa harus memiliki kemampuan teknis yang rumit.
“Marketplace itu ibarat mall online. Pelaku UMKM cukup membuka lapak, tanpa perlu memikirkan infrastruktur, sistem pembayaran, hingga promosi dasar, karena semuanya sudah disediakan,” jelasnya di hadapan peserta.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan marketplace, perbandingan antara berjualan secara konvensional dan digital, hingga langkah praktis membuat akun penjual di platform seperti Shopee dan Tokopedia. Peserta juga dibimbing memahami proses pendaftaran toko, mulai dari input data, verifikasi identitas menggunakan KTP, hingga toko siap beroperasi dalam waktu singkat.
Selain itu, Hannan juga mengulas tentang sistem biaya admin yang diterapkan marketplace. Ia menjelaskan bahwa biaya tersebut merupakan komisi dari setiap transaksi yang berhasil, yang secara otomatis dipotong tanpa perlu proses manual. Dengan pemahaman ini, pelaku UMKM diharapkan dapat menghitung harga jual secara lebih tepat.
Tidak hanya itu, peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran digital yang memudahkan transaksi, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial seperti Gemini dan Flow AI untuk mendukung pembuatan konten promosi, mulai dari pengolahan foto hingga video produk.
Ketua UMKM Kelurahan Kebonsari sekaligus Ketua Pokja II TP PKK Kebonsari, Ana Indriyanti, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini mampu memberikan dampak nyata bagi para pelaku usaha.
“Kami berharap dengan adanya pelatihan peningkatan branding di era bisnis digital ini, UMKM di Kebonsari dapat menambah pengetahuan sekaligus meningkatkan omzet. Saya yakin para peserta mendapatkan insight yang lebih luas sehingga mampu mempromosikan produk-produknya dengan lebih berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Kebonsari, Edy Hariyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat daya saing UMKM lokal. “Pelatihan ini bertujuan agar UMKM di Kebonsari mampu bersaing di era digital saat ini, serta dapat memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar,” katanya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para pelaku UMKM di Kelurahan Kebonsari. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru yang praktis dan mudah diterapkan, khususnya dalam memulai usaha berbasis digital.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan UMKM lokal dapat naik kelas, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing di tengah era digital yang terus berkembang. Pemerintah kelurahan pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat. (aji)