Camat Patrang Dorong JUVC dan Bank Sampah Ciliwung Asri Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah
- 24 September 2026
- Dibaca 43 Kali
Bagikan Via:
Camat Patrang Dorong JUVC dan Bank Sampah Ciliwung Asri Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah
JEMBER – Upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan terus didorong melalui penguatan peran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Salah satunya melalui gerakan pengelolaan sampah berbasis gotong royong yang dikembangkan warga Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang.
Pada Kamis, 24 September 2026, sekitar pukul 15.30 WIB hingga selesai, Camat Patrang Musyaffa, S.HI., M.M., didampingi Kasi Pemerintahan, Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Pemtrantibum), Hamim Heryawan, melakukan kunjungan ke lokasi pengelolaan sampah di wilayah Jember Lor. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Dalam kunjungan ini, perhatian turut diarahkan pada keberadaan Jelo Urban Verdant Collective (JUVC), komunitas warga Jember Lor yang berfokus pada pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui pendekatan gotong royong dan teknologi tepat guna. Komunitas ini berkembang dari keresahan masyarakat terhadap sampah dapur serta kebutuhan untuk memperkuat pengelolaan sampah seiring dengan kebijakan penghentian praktik open dumping di TPA Pakusari.
Dalam pengembangan programnya, JUVC telah melakukan sosialisasi bersama PKK, Destana, dan Tagana Jelo ke lingkungan RW dan RT. Kegiatan tersebut telah menjangkau 25 RW dari total 27 RW di lingkungan Krajan, Pagah, Wetan Kantor, Kreongan Atas, dan Tegalrejo. Gerakan pengelolaan sampah ini turut diperkuat oleh keberadaan Bank Sampah Unit (BSU) Ciliwung Asri dan Bank Sampah Gatotkaca yang mendukung pemilahan sampah nonorganik.
Camat Patrang Musyaffa menyampaikan harapan agar Bank Sampah Ciliwung Asri dan gerakan JUVC dapat menjadi pilot project atau percontohan bagi masyarakat Kecamatan Patrang secara umum. Menurut semangat yang dibangun melalui program tersebut, pengelolaan sampah diharapkan tidak berhenti pada satu lingkungan, tetapi dapat menginspirasi wilayah lainnya untuk mengembangkan langkah serupa sesuai dengan potensi masing-masing.
Pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pengurus lingkungan, hingga masyarakat. Kebiasaan memilah sampah dari rumah menjadi langkah penting untuk mengurangi beban sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir sekaligus meningkatkan potensi pemanfaatan kembali sampah yang masih bernilai guna.
Melalui gerakan JUVC, pengelolaan sampah organik diarahkan untuk memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi. Pengolahan sampah organik dari sumbernya berpotensi mengurangi volume sampah rumah tangga, sedangkan hasil kompos dan pupuk organik cair dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertanian perkotaan. Di sisi lain, kegiatan berbasis gotong royong diharapkan mampu menumbuhkan budaya baru bahwa sampah dapat dikelola menjadi sumber manfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi, Jember Lor terus mengembangkan visi sebagai laboratorium hidup keberlanjutan menuju Zero Waste 2026. Kecamatan Patrang mendorong agar upaya tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Pilah sampah dari rumah, kelola dengan bijak, dan jaga lingkungan bersama.
Patrang Hebat, melayani dengan tulus, dan mengabdi dengan sepenuh hati. Untuk Jember Baru, Jember Maju.(Naf)