Sumbersari Ramaikan Kirab Ancak Agung, Jember Bidik Dua Rekor MURI
- 22 Agustus 2026
- Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
Sumbersari Ramaikan Kirab Ancak Agung, Jember Bidik Dua Rekor MURI
JEMBER, 22 AGUSTUS 2026 – Kecamatan Sumbersari turut meramaikan Kirab Ancak Agung dan Pawai Budaya Kabupaten Jember, Sabtu 22 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Alun-alun kota Jember dan menjadi bagian dari upaya melestarikan tradisi sekaligus memperkuat semangat gotong royong masyarakat.
Kirab Ancak Agung tahun ini juga membawa target besar. Jember membidik dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), yakni Ancak Tertinggi dari rangkaian suwar-suwir serta Parade Ancakan Agung Terbanyak.
Berdasarkan dokumen pelaksanaan, total peserta ancak agung yang terlibat mencapai 867 peserta. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas, kelurahan, desa, sekolah hingga lembaga masyarakat.
Kecamatan Sumbersari menjadi salah satu wilayah yang ikut mengambil bagian dalam perhelatan tersebut. Keterlibatan unsur pemerintahan wilayah, kelurahan, sekolah, dan elemen masyarakat menjadi bagian dari wajah Sumbersari dalam agenda budaya berskala kabupaten.
Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, S.IP, MM, mengatakan keikutsertaan Sumbersari merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus penguatan gotong royong masyarakat.
“Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya tentang mengejar rekor MURI, tetapi juga bagaimana masyarakat bersama-sama menjaga tradisi dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Kirab mengusung tema tradisi budaya sebagai wujud syukur, kecintaan kepada Rasulullah, dan semangat gotong royong. Selain ancak agung, pawai juga menampilkan berbagai kesenian, seperti Tari Japen, barongsai, marching band, hadrah, Bale Ganjur, dan reog.
Target rekor pertama menyasar kategori Ancak Tertinggi dari rangkaian suwar-suwir. Ancak tersebut menggunakan jajanan khas Jember berupa 1.600 pack suwar-suwir. Susunan ancak memiliki lebar 5 meter x 5 meter dengan tinggi sekitar 3,5 hingga 4 meter.
Sedangkan rekor kedua menyasar kategori Parade Ancakan Agung Terbanyak. Rekor sebelumnya tercatat sebanyak 449 ancak dan pernah diraih Kabupaten Jember.
Untuk memecahkan rekor tersebut, jumlah yang diajukan harus minimal 10 persen lebih banyak dari capaian sebelumnya. Karena itu, panitia menargetkan keterlibatan 867 peserta ancak agung dalam kirab tahun ini.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan penataan barisan peserta, penilaian MURI, hingga seremoni pelepasan. Selanjutnya, peserta bergerak dalam sejumlah defile yang menampilkan ancak agung dan berbagai kesenian tradisional maupun modern.
Selain menjadi tontonan masyarakat, pawai tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus sarana memperkenalkan keberagaman budaya Jember. Keterlibatan berbagai unsur masyarakat juga memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga tradisi.
Setelah rangkaian kirab dan pawai budaya, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan selawat bersama. Agenda tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kirab Ancak Agung diharapkan tidak berhenti pada pencapaian rekor. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat identitas budaya Jember, merawat tradisi, sekaligus mempererat gotong royong masyarakat dari berbagai wilayah.
Bagi Kecamatan Sumbersari, keikutsertaan dalam kirab menjadi bagian dari upaya menunjukkan bahwa semangat pelestarian budaya dan kebersamaan juga tumbuh kuat di tingkat kecamatan. (dan)