logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Camat Patrang Hadir di Tengah Warga, Perkuat Sinergi Akar Rumput Tekan Stunting

  • 02 Mei 2026
  • Dibaca 168 Kali
Bagikan Via:
camat-patrang-hadir-di-tengah-warga-perkuat-sinergi-akar-rumput-tekan-stunting-20260503

Camat Patrang Hadir di Tengah Warga, Perkuat Sinergi Akar Rumput Tekan Stunting

JEMBER, 02 MEI 2026 - Upaya percepatan penurunan stunting terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor hingga ke tingkat akar rumput. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan bertajuk Percepatan Penurunan Stunting dengan tema Sinergi Akar Rumput yang diselenggarakan oleh Kelurahan Jumerto pada Sabtu, 02 Mei 2026, di Bukit Nuansa, Jenggawah.

Kehadiran Camat Patrang, Ajib, S.IP., dalam kegiatan ini menjadi penegas bahwa pemerintah hadir tidak hanya dalam tataran kebijakan, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan program berjalan efektif. Tidak sekadar menghadiri, Camat Ajib juga berperan aktif dalam menggerakkan sinergi antar elemen masyarakat guna mempercepat penanganan stunting.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur strategis, di antaranya RT/RW, kader posyandu, Karang Taruna, serta komunitas dan lembaga terkait. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program penurunan stunting yang membutuhkan pendekatan terpadu dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Camat Ajib menekankan bahwa stunting merupakan permasalahan serius yang harus ditangani bersama. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya memahami bahaya stunting, tetapi juga berperan aktif dalam upaya pencegahannya.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Peran kader dan lingkungan sekitar sangat penting sebagai ujung tombak edukasi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya penguatan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait pola asuh anak, pemenuhan gizi seimbang, serta pemantauan tumbuh kembang balita secara rutin melalui posyandu.

Sementara itu, narasumber kegiatan, Ismatul Izah, S.T., M.Kes., Ahli Gizi RSUD Balung, menyampaikan materi komprehensif mengenai pencegahan stunting. Ia menjelaskan bahwa intervensi harus dimulai sejak 1.000 hari pertama kehidupan, yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

“Pemenuhan gizi yang baik, sanitasi lingkungan yang sehat, serta akses layanan kesehatan yang memadai menjadi faktor penting dalam mencegah stunting. Edukasi kepada ibu hamil dan keluarga harus terus ditingkatkan,” jelasnya.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan peserta secara aktif. Para kader posyandu dan masyarakat menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, mulai dari kurangnya kesadaran masyarakat hingga keterbatasan akses informasi. Diskusi tersebut menjadi ruang strategis untuk merumuskan solusi bersama yang aplikatif dan tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Camat Patrang yang turut memimpin gerakan ini menjadi simbol bahwa upaya penurunan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.

Dengan sinergi yang solid dari seluruh elemen, diharapkan angka stunting dapat ditekan secara signifikan, sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas demi masa depan daerah yang lebih baik. (naf)

Galeri Foto