logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

UPTD Liposos Jember Pastikan ODGJ Terlantar di Mangli Dapatkan Perawatan dan Rehabilitasi Layak

  • 28 Juli 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
uptd-liposos-jember-pastikan-odgj-terlantar-di-mangli-dapatkan-perawatan-dan-rehabilitasi-layak-20260728

UPTD Liposos Jember Pastikan ODGJ Terlantar di Mangli Dapatkan Perawatan dan Rehabilitasi Layak

JEMBER, 27 Juli 2026 — Penanganan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar tidak sekadar menghentikan keresahan warga, tetapi juga memastikan terpenuhinya hak-hak dasar dan penanganan medis bagi warga yang membutuhkan. Hal ini ditunjukkan oleh UPTD Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Dinsos PPPA Kabupaten Jember saat mengevakuasi Sarli (40), seorang ODGJ terlantar di Kampung Krajan, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Senin (27/7/2026).

Sebelumnya, Sarli ditemukan hidup terlantar di pekarangan warga dengan kondisi pakaian kotor dan mengumpulkan sampah plastik. Ketika petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB, yang bersangkutan berada dalam kondisi bingung dan tidak mampu merespons komunikasi verbal.

Kepala UPTD Liposos Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Roni Efendi, S.STP., menegaskan bahwa pasca-evakuasi, fokus utama tim adalah memberikan pemulihan dan perawatan awal di shelter Liposos.

"Penanganan ini tidak hanya untuk merespons keresahan warga, tetapi yang utama adalah memastikan klien mendapatkan perawatan awal, tempat yang aman, serta proses rehabilitasi medis maupun sosial yang tepat di UPTD Liposos," ujar Roni Efendi.

Sementara itu, petugas lapangan UPTD Liposos, Agus Widodo, menyampaikan bahwa seluruh proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama yang baik dengan perangkat kelurahan dan warga lokal.

"Demi menjaga kondusivitas lingkungan dan memberikan penanganan yang lebih memadai, klien langsung kami evakuasi ke UPTD Liposos untuk pendataan, perawatan awal, serta penanganan lanjutan sesuai prosedur," jelas Agus Widodo.

Melalui langkah rehabilitasi ini, memastikan klien mendapatkan perawatan awal, tempat yang aman, serta proses rehabilitasi medis maupun sosial yang tepat serta berharap dapat membaik secara bertahap hingga nantinya dapat ditelusuri keberadaan keluarganya. (ysf)

Galeri Foto