logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes PPKB Jember Supervisi Layanan PONEK RSU Unmuh

  • 07 Agustus 2026
  • Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
tekan-angka-kematian-ibu-dan-bayi-dinkes-ppkb-jember-supervisi-layanan-ponek-rsu-unmuh-20260809

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes PPKB Jember Supervisi Layanan PONEK RSU Unmuh

JEMBER, 07 AGUSTUS 2026 – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember kembali menggelar supervisi berkala di RSU Unmuh Jember, Kamis 06 Agustus 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan mutu pelayanan kesehatan, khususnya pada penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi, tetap berada pada standar optimal.

Supervisi semesteran tersebut dipimpin langsung oleh tim gabungan Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) dan Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas). Fokus peninjauan mencakup aspek administrasi, mutu pelayanan, kelayakan fasilitas, hingga efektivitas program kesehatan prioritas pemerintah daerah.

Dalam sidak lapangan tersebut, tim Dinkes PPKB meninjau sejumlah unit vital di RSU Unmuh Jember, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK), ruang perinatologi, hingga ruang bersalin.

Selain mengecek fasilitas fisik, tim verifikasi memeriksa dokumen kelengkapan administrasi serta Standar Operasional Prosedur (SOP) mutu pelayanan. Seluruh temuan lapangan kemudian dievaluasi bersama pihak manajemen rumah sakit guna merumuskan langkah perbaikan berkelanjutan.

Perwakilan Bidang Yankes Dinkes PPKB Kabupaten Jember, dr. Dandy, menegaskan bahwa kesiapan PONEK menjadi sorotan utama dalam evaluasi kali ini. Hal ini berkaitan erat dengan target Pemkab Jember dalam memangkas Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

"Supervisi yang dilakukan hari ini salah satunya berfokus pada layanan PONEK. Ini sejalan dengan program prioritas pemerintah daerah untuk menekan AKI dan AKB di Kabupaten Jember," ujar Dandy.

Ia menambahkan, kualitas PONEK merupakan indikator krusial bagi rumah sakit karena bersentuhan langsung dengan keselamatan ibu hamil, ibu bersalin, serta bayi baru lahir pada kondisi kritis.

Melalui evaluasi rutin tiap enam bulan ini, Dinkes PPKB Jember mendorong seluruh rumah sakit di wilayahnya untuk memperkuat manajemen keselamatan pasien. Langkah terpadu ini diharapkan dapat mempercepat tercapainya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Jember secara menyeluruh. (fam)

Galeri Foto