logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

Bupati Jember Serius Kawal MBG, Tim Supervisi Turun Langsung ke SPPG se-Pakusari

  • 30 Mei 2026
  • Dibaca 111 Kali
Bagikan Via:
bupati-jember-serius-kawal-mbg-tim-supervisi-turun-langsung-ke-sppg-se-pakusari-20260530

Bupati Jember Serius Kawal MBG, Tim Supervisi Turun Langsung ke SPPG se-Pakusari

JEMBER, 30 MEI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kegiatan rapat koordinasi dan supervisi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Supervisi SPPG yang digelar di Aula Pertemuan Kecamatan Pakusari, Jumat 29 Mei 2025, mulai pukul 09.00 WIB.

Rakor dipimpin langsung oleh Camat Pakusari, Rifendy Wahjuwibakti, S.IP., dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Kapolsek Pakusari dan Danposramil Pakusari. Turut hadir Kepala Puskesmas Pakusari dr. Dian Alfiyatul serta perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti DPRKPLH, PUPR, Disnaker, Dinas Kesehatan, dan Diskominfo.

Selain itu, rakor juga diikuti pengelola dan perwakilan yayasan yang menaungi sejumlah SPPG, yaitu Yayasan Ponpes IBU Pakusari, Yayasan Tanduk Majeng Raya Jatian Pakusari, SPPG Kertosari Yayasan Raihan, Yayasan Dzikir Mulia Bedadung Pakusari, Yayasan Delapan Delapan Berkah SPPG Patemon, Yayasan Fathurrahman Berkah Insani SPPG Tegalgede Baturetno, serta Yayasan Komunitas Pecinta Kemakmuran Masjid yang mengelola SPPG Kebonsari, Kecamatan Sumbersari.

Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum tim supervisi melakukan inspeksi lapangan guna memastikan seluruh fasilitas pendukung program MBG memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah. Supervisi dilakukan tidak hanya di wilayah Kecamatan Pakusari, tetapi juga mencakup sejumlah SPPG di Kecamatan Sumbersari.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan inspeksi mendadak (sidak), evaluasi, serta pemantauan langsung terhadap sarana dan prasarana yang digunakan dalam penyelenggaraan layanan MBG. Pemeriksaan difokuskan pada aspek tata kelola dapur, sanitasi lingkungan, higienitas pengolahan makanan, hingga sistem pengelolaan limbah yang menjadi bagian penting dalam menjamin keamanan pangan bagi para penerima manfaat.

Dari hasil supervisi yang dilakukan, tim masih menemukan beberapa catatan yang perlu segera dibenahi oleh pengelola SPPG. Persoalan tersebut antara lain terkait penataan ruang dapur yang belum sepenuhnya sesuai standar operasional, penerapan higienitas yang perlu ditingkatkan, kualitas sanitasi air, serta keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang pada beberapa lokasi belum memenuhi standar yang telah ditentukan.

Temuan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan dan keamanan pangan yang diterima masyarakat, khususnya para peserta program MBG. Oleh karena itu, supervisi tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan agar setiap pengelola SPPG dapat melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Ketua Tim 16 sekaligus Camat Pakusari, Rifendy, menegaskan bahwa kegiatan supervisi merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Jember dalam memastikan program MBG berjalan dengan baik dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Supervisi ini merupakan bentuk keseriusan dan perhatian Bupati Jember Muhammad fawait S.E, M.sc yang akrab disapa Gus Fawait terhadap kesehatan para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah ingin memastikan seluruh pelayanan MBG berjalan sesuai standar kebersihan, kesehatan, dan keamanan pangan yang telah ditetapkan,” ujar Rifendy.

Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan bukan semata-mata untuk mencari kekurangan, melainkan sebagai langkah evaluasi dan pembinaan agar kualitas layanan terus meningkat. Dengan demikian, seluruh pengelola SPPG dapat memahami standar yang harus dipenuhi dan segera melakukan penyempurnaan apabila masih ditemukan kekurangan di lapangan.

Rifendy juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pengelola SPPG, tenaga kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kualitas program MBG. Program yang bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat tersebut membutuhkan komitmen bersama agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi penerima manfaat.

Melalui kegiatan supervisi ini, seluruh SPPG di wilayah Kecamatan Pakusari dan Sumbersari diharapkan semakin konsisten dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja, menerapkan standar kesehatan dan higienitas dalam proses pengolahan makanan, serta mematuhi seluruh regulasi yang berlaku. Kepatuhan terhadap standar tersebut menjadi faktor utama dalam menjamin makanan yang disajikan aman, sehat, dan layak konsumsi.

Pemerintah Kabupaten Jember berharap hasil supervisi ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pengelola SPPG untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Dengan pengawasan yang berkelanjutan dan komitmen bersama dari seluruh pihak, Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Jember diharapkan mampu berjalan secara optimal, tepat sasaran, dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesehatan serta kualitas sumber daya manusia di daerah. (but)

Galeri Foto