Konsultasi Sejawat Perkuat Pengawasan Daerah
- 16 Juli 2026
- Dibaca 38 Kali
Bagikan Via:
Konsultasi Sejawat Perkuat Pengawasan Daerah
JEMBER 16 JULI 2026, – Inspektorat Kabupaten Jember menerima kunjungan kerja Inspektorat Kabupaten Garut dalam kegiatan Konsultasi Sejawat Kinerja Pengawasan, Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang dilaksanakan pada Kamis 16 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, praktik baik, serta memperkuat sinergi antardaerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan fungsi pengawasan internal.
Rombongan Inspektorat Kabupaten Garut dipimpin langsung oleh Inspektur Kabupaten Garut, Drs. H. Didit Fajar Putradi, M.Si, dan diikuti seluruh Inspektur Pembantu beserta jajaran. Kunjungan tersebut disambut oleh Sekretaris Inspektorat Kabupaten Jember, Umar Faroek, S.P bersama para Inspektur Pembantu, dan pejabat fungsional di lingkungan Inspektorat Kabupaten Jember.
Dalam forum konsultasi sejawat, kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai isu strategis, di antaranya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), peningkatan kapabilitas APIP, koordinasi antara APIP dan Aparat Penegak Hukum (APH), peningkatan nilai Survei Penilaian Integritas (SPI), serta praktik pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa. Selain itu, turut dibahas berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas pengawasan dan kualitas pelayanan publik.
Dalam paparannya, Inspektur Kabupaten Garut menjelaskan bahwa Kabupaten Garut memiliki karakteristik yang hampir serupa dengan Kabupaten Jember, baik dari sisi wilayah maupun kompleksitas penyelenggaraan pemerintahan. Ia juga memaparkan berbagai capaian yang berhasil diraih Kabupaten Garut, di antaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK dengan beberapa catatan perbaikan, tingkat serapan anggaran sebesar 97 persen pada tahun 2025, serta peningkatan capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) sebagai hasil penguatan tata kelola pemerintahan.
Inspektur Kabupaten Garut, Drs. H. Didit Fajar Putradi, M.Si, menyampaikan bahwa konsultasi sejawat merupakan sarana penting untuk memperkuat kapasitas APIP melalui pertukaran pengalaman antardaerah.
"Karakteristik Kabupaten Garut dan Kabupaten Jember memiliki banyak kesamaan sehingga kami melihat banyak peluang untuk saling belajar. Melalui konsultasi sejawat ini, kami berharap dapat memperoleh berbagai praktik baik dalam pengawasan, penguatan SPIP, peningkatan PAD, serta pengembangan kapabilitas APIP yang nantinya dapat diterapkan sesuai kebutuhan daerah masing-masing," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Jember menyampaikan apresiasi atas kunjungan Inspektorat Kabupaten Garut sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun pengawasan internal yang semakin berkualitas. Menurutnya, forum seperti ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi sekaligus memperkaya wawasan dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan pemerintahan.
"Kami menyambut baik kunjungan Inspektorat Kabupaten Garut sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi antardaerah. Melalui diskusi dan berbagi pengalaman, kami dapat saling belajar mengenai strategi peningkatan PAD, penguatan SPIP, peningkatan kapabilitas APIP, hingga praktik pengawasan yang efektif. Semoga hasil konsultasi ini dapat menjadi masukan yang bermanfaat bagi kedua daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin akuntabel, transparan, dan berintegritas," ujar Sekretaris Inspektorat Kabupaten Jember.
Melalui kegiatan konsultasi sejawat ini, Inspektorat Kabupaten Jember berharap terjalin kolaborasi yang berkelanjutan dengan Inspektorat Kabupaten Garut. Pertukaran pengalaman dan praktik baik yang diperoleh diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat fungsi pengawasan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya pemerintahan daerah yang profesional, efektif, dan akuntabel. (ily)