Camat Patrang Ikuti Rakor Pusat dan Daerah, Perkuat Peran Kecamatan dalam Pembangunan
- 15 Oktober 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Camat Patrang Ikuti Rakor Pusat dan Daerah, Perkuat Peran Kecamatan dalam Pembangunan
JEMBER, 15 OKTOBER 2026 – Keselarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Hal tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah yang dihadiri Camat Patrang, Musyaffa, S.HI., M.M., di Pendopo Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Kamis (15/10/2026).
Mengangkat tema “Peran Pemerintah Daerah dalam Mendukung Program Strategis Nasional”, kegiatan ini mempertemukan jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan kebijakan pembangunan. Rapat tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri dan dihadiri Bupati Jember Muhammad Fawait, anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Cheka Virgowansyah, Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Muhammad Noval, serta sejumlah kepala daerah se-Kawasan Tapal Kuda.
Bagi Kecamatan Patrang, forum koordinasi ini menjadi kesempatan untuk memperkuat pemahaman mengenai arah pembangunan dan pentingnya keterlibatan setiap tingkatan pemerintahan dalam pelaksanaannya. Kecamatan memiliki posisi strategis karena berhubungan langsung dengan kelurahan dan masyarakat, sehingga dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan warga sekaligus mengoordinasikan tindak lanjutnya sesuai tugas dan kewenangan.
Camat Patrang, Musyaffa, S.HI., M.M., menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang dirumuskan, tetapi juga oleh bagaimana kebijakan tersebut diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Pembangunan akan lebih optimal ketika kebijakan pemerintah berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Karena itu, koordinasi antartingkatan pemerintahan perlu terus diperkuat agar pelaksanaan program semakin tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Musyaffa.
Sejalan dengan arah pembahasan dalam rakor tersebut, pelaksanaan program pembangunan di daerah memerlukan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah kecamatan bersama jajaran kelurahan memiliki peran dalam mendukung penyampaian informasi, koordinasi pelayanan, serta menjembatani kebutuhan masyarakat dengan perangkat daerah yang berwenang.
Di Kabupaten Jember, upaya peningkatan kualitas pelayanan masyarakat dilakukan melalui sejumlah program prioritas. Pada sektor administrasi kependudukan, kemudahan akses layanan, termasuk pengurusan KTP elektronik, menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi dan membantu masyarakat memenuhi persyaratan untuk memperoleh berbagai layanan publik.
Sementara itu, di bidang kesehatan, program Homecare diarahkan untuk mendekatkan pelayanan kepada warga yang membutuhkan perhatian khusus, terutama masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam menjangkau fasilitas kesehatan. Kehadiran layanan yang lebih dekat dengan masyarakat diharapkan dapat membantu penanganan kebutuhan kesehatan secara lebih responsif sesuai mekanisme yang berlaku.
Upaya menyerap kebutuhan warga juga didukung melalui program Bunga Desaku atau Bupati Berkantor di Desa/Kelurahan dengan konsep Musrenbang Plus. Program ini menjadi salah satu ruang bagi pemerintah untuk mendengar aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus memperkuat komunikasi antara warga dan penyelenggara pemerintahan.
Dalam rakor tersebut, penyelarasan program pembangunan daerah dengan agenda nasional juga menjadi bagian penting pembahasan. Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa keselarasan tersebut telah menjadi bagian dari perencanaan pembangunan Kabupaten Jember, termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Pemkab Jember juga menjalankan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas untuk mendukung akses pelayanan kesehatan masyarakat, menghadirkan Mobil Cinta sebagai layanan antar pasien pulang secara gratis, serta merencanakan pembangunan Hotel Cinta pada 2027 bagi ibu hamil dengan risiko tinggi.
Melalui kegiatan ini, Kecamatan Patrang diharapkan semakin memperkuat koordinasi dalam mendukung kebijakan pembangunan daerah. Sinergi yang terbangun perlu diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang responsif, pelayanan yang terus ditingkatkan, serta perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah kecamatan.
Pada akhirnya, keberhasilan program pemerintah tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari manfaat yang diterima masyarakat. Semangat inilah yang menjadi landasan bagi Kecamatan Patrang untuk terus mendukung pembangunan dan pelayanan publik demi terwujudnya masyarakat Jember yang semakin sejahtera.
Patrang Hebat, Melayani dengan Setulus Hati untuk Jember Baru Jember Maju.(Naf)