logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Silo

Camat Silo Tegaskan Penyaluran PKH Lansia Tanpa Potongan, Imbau Warga Melapor Jika Ada Penyimpangan

  • 24 Juni 2026
  • Dibaca 42 Kali
Bagikan Via:
camat-silo-tegaskan-penyaluran-pkh-lansia-tanpa-potongan-imbau-warga-melapor-jika-ada-penyimpangan-20260625

Camat Silo Tegaskan Penyaluran PKH Lansia Tanpa Potongan, Imbau Warga Melapor Jika Ada Penyimpangan

JEMBER, 24 JUNI 2026 – Camat Silo, Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E., menegaskan bahwa penyaluran Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) khusus penerima manfaat usia lanjut di Kecamatan Silo dilaksanakan tanpa pemotongan biaya dalam bentuk apa pun. Ia mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila terdapat pihak yang meminta pemotongan.

“Tidak ada pemotongan biaya apa pun dalam penyaluran Bantuan Program Keluarga Harapan di Kecamatan Silo,” tegas Bagas.

Penegasan tersebut disampaikan Camat Silo bersama Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Silo saat menggelar kegiatan penyaluran PKH khusus bagi penerima manfaat usia lanjut pada Selasa, 23 Juni 2026.

“Hari ini Pemerintah Kecamatan Silo bersama Koordinator Pendamping PKH Silo menggelar penyaluran Program Keluarga Harapan khusus untuk penerima manfaat usia lanjut,” ujar Bagas Wahyudi Witjaksono.

Koordinator PKH Kecamatan Silo, Taufik, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 49 penerima manfaat yang hadir langsung di lokasi. Penyaluran bantuan dilaksanakan secara tunai oleh petugas dari Bank Jatim.

“Pada kegiatan ini, penerima manfaat yang hadir berjumlah 49 orang. Penyaluran bantuan langsung disalurkan oleh pihak Bank Jatim sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Taufik.

Dalam kesempatan itu, Camat Silo menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Jember.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Silo, kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI dan Pemerintah Kabupaten Jember atas perhatian dan komitmennya terhadap kesejahteraan para lansia,” kata Bagas.

Lebih lanjut, Bagas menekankan bahwa bantuan PKH merupakan bentuk kepedulian negara kepada masyarakat lanjut usia.

“Bantuan PKH ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi bentuk kepedulian negara kepada para orang tua kita yang telah berjasa membangun keluarga dan bangsa,” ungkapnya.

Camat Silo juga berpesan kepada penerima manfaat agar menggunakan bantuan secara bijak. Kepada pendamping dan perangkat desa, ia meminta pengawasan maksimal.

“Kami berpesan kepada seluruh penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya, terutama untuk kebutuhan kesehatan, gizi, dan peningkatan kualitas hidup. Kepada para pendamping PKH dan perangkat desa, saya minta untuk terus melakukan pendampingan, memastikan penyaluran tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah,” pesannya.

Menutup sambutannya, Bagas kembali menegaskan komitmen tidak toleransi terhadap praktik pemotongan. “Tidak ada pemotongan biaya apa pun. Apabila ada yang meminta pemotongan, laporkan kepada saya. Saya akan menindak tegas, tidak main-main. Ini tentang kesejahteraan,” pungkasnya. (fal)

Galeri Foto