logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Dapur Rumah Lansia di Semboro Roboh, BPBD Jember Lakukan Asesmen dan Salurkan Bantuan

  • 23 Maret 2026
  • Dibaca 371 Kali
Bagikan Via:
dapur-rumah-lansia-di-semboro-roboh-bpbd-jember-lakukan-asesmen-dan-salurkan-bantuan-20260323

Dapur Rumah Lansia di Semboro Roboh, BPBD Jember Lakukan Asesmen dan Salurkan Bantuan

JEMBER, 23 MARET 2026 – Dapur rumah milik seorang lansia di Dusun Beteng, Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, roboh akibat kondisi bangunan yang lapuk setelah diguyur hujan lebat disertai angin kencang. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 22 Maret 2026 sekitar pukul 05.00 WIB tanpa menimbulkan korban jiwa.

Rumah tersebut diketahui milik Sukadji (84) yang dihuni dua jiwa. Bagian dapur dilaporkan ambruk total akibat kegagalan konstruksi yang sudah rapuh. Selain itu, sebagian atap kamar yang terbuat dari anyaman bambu juga mengalami kerusakan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember langsung turun ke lokasi pada Senin 23 Maret 2026 untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. “Kami melakukan pendataan kerusakan sekaligus memastikan kondisi korban dalam keadaan aman. Penyebab utama robohnya dapur adalah kondisi bangunan yang sudah lapuk ditambah hujan dan angin kencang,” ujar Iwan, anggota TRC BPBD Jember.

Menurut Iwan, pihaknya juga mengimbau korban agar tidak menempati bangunan tersebut untuk sementara waktu karena dinilai berpotensi ambruk kembali. Saat ini, korban mengungsi di bagian depan rumah anaknya.

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Jember menyalurkan bantuan logistik berupa dua selimut, satu paket sembako, satu terpal, dua paket makanan siap saji, satu paket khusus lansia, serta bantuan sandang untuk pria dan wanita. Selain itu, tim Jitupasna juga diterjunkan untuk melakukan penghitungan kerugian akibat kejadian tersebut.

Peristiwa ini bermula saat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang melanda wilayah tersebut pada Sabtu malam 21 Maret 2026. Keesokan paginya, istri korban mendengar suara gemuruh dari belakang rumah dan mendapati dapur telah roboh.

Hingga saat ini, material bangunan yang runtuh belum dibersihkan. Sebagian struktur atap rumah yang tersisa juga dilaporkan mengalami kebocoran dan dalam kondisi lapuk, sehingga berpotensi membahayakan jika tetap ditempati.

Pemerintah desa bersama pihak kecamatan dijadwalkan akan melakukan koordinasi lanjutan pada 25 Maret 2026 untuk menentukan langkah penanganan berikutnya. BPBD Jember juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya bagi warga yang tinggal di rumah dengan kondisi bangunan yang sudah tua atau rentan rusak.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika ada kondisi bangunan yang berisiko, sehingga dapat dilakukan langkah mitigasi lebih awal,” kata Iwan. (tgh)

Galeri Foto