logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Dapur Warga Slateng Roboh Diterjang Angin Kencang, Muspika dan BPBD Jember Cepat Tanggap

  • 24 Juli 2026
  • Dibaca 212 Kali
Bagikan Via:
dapur-warga-slateng-roboh-diterjang-angin-kencang-muspika-dan-bpbd-jember-cepat-tanggap-20260725

Dapur Warga Slateng Roboh Diterjang Angin Kencang, Muspika dan BPBD Jember Cepat Tanggap

JEMBER, 24 JULI 2026 – Bencana angin kencang melanda wilayah Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, pada Jumat, 24 Juli 2026 pagi. Peristiwa ini mengakibatkan bangunan dapur milik seorang warga di Dusun Kopang RT 02 RW 06, Desa Slateng, roboh sekitar pukul 07.00 WIB.

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, kerusakan bangunan tergolong berat dengan estimasi kerugian material mencapai Rp15 juta.

Pemilik bangunan, Mana (47), yang berprofesi sebagai petani, menyebut wilayahnya mulai diterpa angin kencang sejak pukul 06.00 WIB. Dapur berukuran 5 x 6 meter milik Mana yang terbuat dari dinding batako serta rangka atap kayu dan bambu tersebut akhirnya tidak mampu menahan terpaan angin.

Berdasarkan hasil asesmen sementara, robohnya dapur dipicu oleh kombinasi angin kencang dan kondisi material bangunan yang mulai lapuk. Selain itu, konstruksi tembok belum dilengkapi besi penguat sehingga rentan roboh saat menahan beban terpaan angin.

Laporan kejadian pertama kali disampaikan oleh Kepala Dusun Kopang, Sudarsono, kepada Tim Muspika Kecamatan Ledokombo sekitar pukul 07.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas gabungan segera meluncur ke lokasi untuk penanganan awal.

Tim gabungan yang diterjunkan terdiri atas personel Polsek, Koramil, Satpol PP Kecamatan Ledokombo, perangkat Desa Slateng, serta Tim Desa Tangguh Bencana (Destana). Bersama warga setempat, petugas melakukan pembersihan puing-puing bangunan, pendataan saksi, hingga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Jember.

Respons cepat juga ditunjukkan BPBD Kabupaten Jember yang langsung menyalurkan bantuan darurat pada hari yang sama. Bantuan yang diserahkan meliputi selimut, kasur, pakaian layak pakai, dan bahan pangan pokok untuk membantu kebutuhan dasar keluarga terdampak.

Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si., mengapresiasi sinergi cepat seluruh unsur dalam menangani bencana ini. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memercepat pemulihan warga.

"Kami menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami Ibu Mana sekeluarga. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah desa agar kebutuhan korban terpenuhi. Semangat gotong royong warga di sini luar biasa dan menjadi kekuatan utama kita dalam menghadapi bencana," ujar Nino.

Sementara itu, Kepala Dusun Kopang, Sudarsono, mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Di sisi lain, tim asesmen mengingatkan pentingnya pemeliharaan bangunan tua, khususnya pemeriksaan rutin pada rangka atap dan kekuatan dinding sebagai bentuk mitigasi risiko.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Slateng dilaporkan aman dan kondusif. Pembersihan puing-puing bangunan telah rampung, dan koordinasi lanjutan terus berjalan untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan optimal. (yus)

Galeri Foto