logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Dari Aduan Menjadi Kepedulian, Camat Patrang Datang Langsung Menyapa Lansia Tunggal di Gebang

  • 16 September 2026
  • Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
dari-aduan-menjadi-kepedulian-camat-patrang-datang-langsung-menyapa-lansia-tunggal-di-gebang-20260916

Dari Aduan Menjadi Kepedulian, Camat Patrang Datang Langsung Menyapa Lansia Tunggal di Gebang

JEMBER, 16 SEPTEMBER 2026 - Pemerintah Kecamatan Patrang terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang dekat dengan masyarakat, termasuk merespons secara langsung berbagai aduan warga. Salah satunya lewat tindak lanjut laporan di kanal Wadul Guse mengenai seorang lansia yang membutuhkan bantuan di Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Menindaklanjuti aduan tersebut, Camat Patrang, Musyaffa, S.H.I., M.M., turun langsung ke lapangan pada Selasa, 15 September 2026, pukul 09.00 WIB. Ia mendatangi kediaman Supiyati di Jalan Bungur No. 111, Lingkungan Darwo Timur, Kelurahan Gebang.

Supiyati merupakan lansia yang tinggal seorang diri. Kondisinya memprihatinkan lantaran mengalami luka dan sakit pada bagian kaki, sehingga ia kesulitan berjalan serta beraktivitas sehari-hari. Keterbatasan fisik dan faktor usia membuat ruang geraknya sangat terbatas, bahkan untuk sekadar memenuhi kebutuhan pokok harian.

Dalam kunjungan tersebut, Camat Patrang didampingi Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Patrang, Fiqih Zulfikar Ali, S.STP., serta Kasi Pemerintahan dan Trantibum, Hamim Heryawan. Pihak kelurahan setempat beserta tokoh masyarakat sekitar turut mendampingi guna memastikan kondisi lingkungan tempat tinggal Supiyati aman dan kondusif.

Selain memantau kondisi Supiyati, Musyaffa juga berinteraksi dan menyerahkan bantuan sembako serta santunan untuk memenuhi kebutuhan harian lansia tersebut. Tidak hanya memberikan bantuan logistik, pihak kecamatan juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dari puskesmas setempat agar luka pada kaki Supiyati mendapatkan perawatan medis yang intensif dan berkala.

"Kanal aduan Wadul Guse bukan sekadar penampung laporan, melainkan pintu bagi kami untuk bergerak cepat di lapangan. Begitu menerima informasi mengenai kondisi Bu Supiyati, kami langsung datang untuk memastikan beliau mendapatkan penanganan dan bantuan yang dibutuhkan," ujar Musyaffa.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara laporan masyarakat dan aksi cepat tanggap pemerintah menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai masalah sosial di tingkat tapak. Langkah penanganan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup Supiyati dan memberikan kepastian perawatan medis hingga kondisinya membaik.

Aksi tanggap ini menjadi wujud pendekatan pelayanan yang responsif, peduli, dan humanis. Pemerintah Kecamatan Patrang berupaya tidak hanya hadir di ruang pelayanan formal, tetapi juga merangkul warga hingga ke tempat tinggalnya. Kepedulian sosial ini diharapkan dapat memicu semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak ragu memanfaatkan kanal pengaduan resmi seperti Wadul Guse jika menemukan persoalan sosial serupa di lingkungannya, agar pemerintah dapat segera hadir memberikan solusi nyata dan tepat sasaran. (naf)

Galeri Foto