Dari Pesantren untuk Negeri, Pemcam Sukowono Hadiri Pembukaan Hari Santri Nasional 2026
- 11 Oktober 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Dari Pesantren untuk Negeri, Pemcam Sukowono Hadiri Pembukaan Hari Santri Nasional 2026
JEMBER, 11 OKTOBER 2026 -Pemerintah Kecamatan Sukowono turut hadir dalam pembukaan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Jember, Sabtu 10 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran santri dalam membangun generasi bangsa yang religius, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Pembukaan HSN 2026 dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawait, bersama perwakilan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Hadir pula para ulama, kiai, bu nyai, serta perwakilan peserta lomba dari berbagai wilayah yang siap memeriahkan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional tahun ini.
Peringatan HSN 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang perjuangan santri dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan semangat kebersamaan, serta mendorong lahirnya generasi santri yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan.
Berbagai perlombaan telah diagendakan untuk memeriahkan HSN 2026, di antaranya Liga Santri cabang sepak bola, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Festival Adzan, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), serta beragam kegiatan lainnya. Berbagai kompetisi tersebut diharapkan menjadi wadah bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan potensi, sekaligus menumbuhkan sportivitas dan rasa percaya diri.
Sementara itu, Plt. Camat Sukowono, Ir. Ketang, S.T., M.Si., menyampaikan harapannya agar peringatan Hari Santri Nasional menjadi penyemangat bagi seluruh santri untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Dalam rangka HSN 2026, kami berharap para santri terus menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, cinta tanah air, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan budaya bangsa,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pendidikan pesantren dan pengembangan potensi generasi muda.
“Mari kita perkuat sinergi antara pemerintah, pondok pesantren, ulama, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, toleran, dan sejahtera,” tambahnya.
Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026, Pemerintah Kecamatan Sukowono berharap semangat perjuangan, pengabdian, dan keikhlasan para santri terus tumbuh serta menjadi inspirasi dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai kebangsaan, dan mewujudkan Jember yang semakin maju. (rul)