Dari Sekali Menjadi Tiga Kali Tanam, Testimoni Petani Gambarkan Dampak Program Pertanian di Jember
- 07 Juni 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Dari Sekali Menjadi Tiga Kali Tanam, Testimoni Petani Gambarkan Dampak Program Pertanian di Jember
JEMBER, 7 JUNI 2026 — Data dan angka sering kali menjadi ukuran keberhasilan sebuah program. Namun di sektor pertanian, perubahan yang dirasakan langsung oleh petani menjadi gambaran yang tidak kalah penting. Hal itulah yang mengemuka dalam kegiatan Pro Guse Update sektor pertanian yang digelar di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Sejumlah petani dari berbagai wilayah menyampaikan pengalaman mereka setelah menerima dukungan program pertanian yang dijalankan melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Jember dan pemerintah pusat. Mulai dari program Optimasi Lahan (Oplah) hingga bantuan alat dan mesin pertanian, para petani mengaku merasakan perubahan pada produktivitas maupun pola tanam di lahan mereka.
Salah satu testimoni disampaikan oleh Miskat dari Kelompok Tani Tani Tiga, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas. Ia mengungkapkan bahwa lahan yang sebelumnya tidak dapat dimanfaatkan secara optimal kini mampu ditanami hingga tiga kali dalam setahun.
"Yang awalnya nol ndak bisa ditanami, sekarang sudah tiga kali tanam Gus. Yang dulu itu maksimal 5 ton 1 hektarnya, sekarang sudah 7 lebih," ujarnya.
Peningkatan serupa juga disampaikan oleh petani lain yang menerima program Oplah. Mereka mengaku frekuensi tanam meningkat setelah lahan mendapatkan penanganan dan dukungan program pemerintah. Kondisi tersebut berdampak pada naiknya produktivitas lahan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan petani.
Tidak hanya pada komoditas tanaman pangan, manfaat program juga dirasakan oleh kelompok tani penerima bantuan alsintan. Salah satu penerima bantuan traktor roda empat dari Kelompok Tani Suka Maju, Kelurahan Baratan, menyampaikan bahwa proses pengolahan lahan menjadi jauh lebih cepat dibanding sebelumnya.
"Yang kemarin biasanya dalam 1 hektar itu mencapai bisa 5 hari atau 6 hari, ini pakai roda 4 bisa 1 hari selesai," katanya.
Testimoni tersebut menjadi salah satu indikator bahwa program yang dijalankan tidak hanya berhenti pada tahap penyaluran bantuan, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam kegiatan budidaya di lapangan. Peningkatan produktivitas, percepatan waktu kerja, hingga bertambahnya intensitas tanam menjadi manfaat yang dirasakan langsung oleh petani penerima program.
Dinas TPHP Kabupaten Jember turut berperan dalam pelaksanaan berbagai program tersebut melalui proses pendampingan, pengawasan, dan koordinasi dengan kelompok tani. Peran tersebut menjadi penting untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan memberikan hasil yang optimal.
Dalam Pro Guse Update, testimoni para petani menjadi pelengkap dari berbagai data dan capaian yang dipaparkan pemerintah. Pengalaman langsung dari lapangan menunjukkan bahwa berbagai program yang dijalankan mulai memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Jember, sekaligus memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan daerah. (fan)