logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Data Home Care Harus Tepat, Masyarakat Diminta Aktif Sampaikan Usulan

  • 01 Oktober 2026
  • Dibaca 178 Kali
Bagikan Via:
data-home-care-harus-tepat-masyarakat-diminta-aktif-sampaikan-usulan-20261001

Data Home Care Harus Tepat, Masyarakat Diminta Aktif Sampaikan Usulan

JEMBER, 01 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kecamatan Sumberjambe mendorong pemutakhiran data penerima manfaat program Home Care di Desa Gunungmalang. Camat Sumberjambe Umar Faroek, S.P. menekankan pentingnya keterlibatan perangkat desa dan masyarakat dalam menyampaikan usulan, agar layanan kesehatan tersebut benar-benar diterima warga yang membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Faroek saat monitoring bersama Pemerintah Desa Gunungmalang, Kamis 01 Oktober 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut tidak hanya membahas penarikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), tetapi juga menjadi momentum untuk menyampaikan sejumlah program Pemerintah Kabupaten Jember, termasuk Home Care yang memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat.

Menurut Faroek, pembaruan data menjadi salah satu kunci agar pelaksanaan Home Care berjalan tepat sasaran. Kondisi warga dapat berubah sehingga data penerima manfaat perlu diperiksa dan diperbarui secara berkala. Dalam proses tersebut, perangkat desa dan masyarakat memiliki peran penting karena lebih mengetahui kondisi warga di lingkungannya.

“Data ini jangan hanya berhenti pada data lama. Kalau ada warga yang memang membutuhkan pelayanan, perangkat desa dan masyarakat harus proaktif menyampaikan. Pemerintah perlu mendapatkan informasi dari bawah supaya bisa melakukan pengecekan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Faroek.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan saluran pengaduan yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten Jember. Selain melalui pemerintah desa dan fasilitas kesehatan, masyarakat dapat menyampaikan informasi maupun pengaduan melalui kanal Wadul Gus’e.

“Masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan kalau menemukan warga yang membutuhkan pelayanan. Bisa melalui perangkat desa, puskesmas, maupun kanal Wadul Gus’e. Informasi dari masyarakat sangat membantu pemerintah untuk mengetahui kondisi di lapangan. Jangan sampai ada warga yang membutuhkan, tetapi karena tidak terdata akhirnya tidak mendapatkan pelayanan,” jelasnya.

Kanal pengaduan Wadul Gus’e dapat diakses melalui WhatsApp di nomor 0811-3-11111-08. Masyarakat dapat memanfaatkannya untuk menyampaikan pengaduan, laporan, maupun aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember.

Faroek menjelaskan, Home Care merupakan layanan yang dirancang untuk mendekatkan tenaga kesehatan dengan masyarakat. Pelayanan tersebut tidak hanya diberikan di fasilitas kesehatan, tetapi juga memungkinkan tenaga kesehatan mendatangi rumah warga sesuai kondisi dan kebutuhan.

“Tujuan awalnya kan bagaimana pelayanan kesehatan ini semakin dekat dengan masyarakat. Bahkan ketika warga memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan yang datang ke rumah. Karena itu, kita ingin program ini benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya diketahui sebagai sebuah program,” katanya.

Program Home Care merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Program tersebut dikembangkan dengan pendekatan pelayanan kesehatan berbasis rumah, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan dan memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan kesehatan. (wd)

Galeri Foto