logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Data Posyandu Jadi Bekal Puskesmas Menyusun Program Kesehatan

  • 29 Oktober 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
data-posyandu-jadi-bekal-puskesmas-menyusun-program-kesehatan-20261031

Data Posyandu Jadi Bekal Puskesmas Menyusun Program Kesehatan

JEMBER, 29 OKTOBER 2026 – Data hasil kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dapat menjadi bekal penting bagi Puskesmas dalam menyusun program kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan data tersebut menjadi salah satu fokus Bimbingan Teknis Orientasi Pembinaan Posyandu Bidang Kesehatan bagi Tenaga Kesehatan Puskesmas yang diselenggarakan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember di Hotel Aston Jember, Kamis, 29 Oktober 2026.

Pada bimbingan teknis hari ini, peserta mendapatkan penguatan materi mengenai pencatatan dan pelaporan Posyandu serta penyusunan perencanaan berdasarkan data yang tersedia. Laporan Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi kegiatan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan gambaran kondisi dan kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah kerja masing-masing Puskesmas.

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, dr. Nuryadi, S.KM., M.Kes., memberikan materi mengenai pentingnya data sebagai dasar penyusunan perencanaan. Peserta juga mengikuti praktik menyusun rencana kegiatan dengan memanfaatkan data laporan Posyandu. Melalui praktik tersebut, informasi yang telah dihimpun diharapkan dapat digunakan untuk menentukan prioritas dan merancang kegiatan yang lebih sesuai dengan kondisi di lapangan.

Ketua Tim Kerja Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes PPKB Jember, Triyaningsih, S.KM., M.Kes., menekankan pentingnya pemanfaatan data dalam proses perencanaan.

“Data yang diperoleh dari kegiatan Posyandu perlu dimanfaatkan sebagai dasar dalam menyusun perencanaan. Dengan memahami data yang tersedia, Puskesmas diharapkan dapat merumuskan kegiatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah kerjanya,” ujarnya.

Selain materi perencanaan, kegiatan hari kedua juga diisi dengan sosialisasi terkait pertanyaan dan persoalan yang kerap muncul di masyarakat mengenai Universal Health Coverage (UHC). Perwakilan Puskesmas turut berbagi praktik baik sebagai ruang bertukar pengalaman dalam pelaksanaan pembinaan Posyandu dan pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Dinkes PPKB Jember mendorong agar data Posyandu dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dalam penyusunan rencana kegiatan Puskesmas. Perencanaan yang didukung data diharapkan membantu tenaga kesehatan menentukan prioritas secara lebih terarah, sehingga program yang dirancang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Penguatan pencatatan, pelaporan, dan pemanfaatan data menjadi bagian penting dalam pembinaan Posyandu. Dengan demikian, informasi yang dihimpun dari kegiatan di masyarakat tidak berhenti sebagai laporan, tetapi dapat menjadi salah satu pijakan dalam merencanakan upaya kesehatan berikutnya. (ken)

Galeri Foto