Dialog Bunga Desaku di Sukorambi, Gus Fawait Pastikan Pembangunan Jember Dimulai dari Desa
- 28 Juni 2026
- Dibaca 172 Kali
Bagikan Via:
Dialog Bunga Desaku di Sukorambi, Gus Fawait Pastikan Pembangunan Jember Dimulai dari Desa
JEMBER, 28 JUNI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen mengikis jarak pelayanan publik dan mempercepat pemerataan ekonomi di tingkat akar rumput. Melalui program unggulan "Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan" (Bunga Desaku), Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., turun langsung menyerap aspirasi sekaligus membawa solusi konkret bagi warga di Kecamatan Sukorambi, Minggu 28 Juni 2026.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menegaskan bahwa Bunga Desaku bukan sekadar agenda kunjungan kerja seremonial. Program ini merupakan instrumen strategis Pemkab Jember untuk memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat, guna memetakan persoalan real secara presisi.
"Program Bunga Desaku adalah wujud nyata pemerataan pelayanan. Melalui dialog langsung bersama tokoh masyarakat ini, kami mendapatkan masukan autentik yang akan menjadi dasar utama penyusunan kebijakan pembangunan daerah agar semakin tepat sasaran," ujar Gus Fawait.
Di hadapan warga, Bupati juga memaparkan sejumlah keberhasilan program kerja Pemkab Jember yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Di antaranya adalah optimalisasi Universal Health Coverage (UHC) yang menjamin layanan kesehatan gratis dan merata, serta perluasan program beasiswa daerah guna mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM).
Merespons tantangan penurunan anggaran Dana Desa (DD), Pemkab Jember telah menyiapkan langkah mitigasi strategis melalui sinergi pembangunan infrastruktur. Pada tahun anggaran 2027, pemerintah kabupaten akan mengambil alih intervensi pembangunan infrastruktur jalan desa yang memiliki potensi ekonomi tinggi.
"Jalan-jalan desa yang menjadi penopang destinasi wisata akan menjadi prioritas pembangunan oleh Pemerintah Kabupaten pada 2027. Kita ingin memastikan mobilitas warga lancar, yang pada akhirnya akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi desa," tambahnya.
Tidak hanya sektor infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan juga menjadi fokus utama lewat peluncuran kembali program "Mlijo Cinta" tahun ini. Melalui program ini, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak hanya mendapatkan bantuan rombong usaha, tetapi juga stimulus finansial berupa subsidi bunga pinjaman modal. Pemkab Jember akan menanggung sebagian bunga pinjaman agar pelaku usaha dapat berkembang tanpa terbebani cicilan yang tinggi.
Akselerasi program Bunga Desaku di Kecamatan Sukorambi ini dikawal langsung oleh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Muspika Kecamatan Sukorambi, serta seluruh kepala desa setempat. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadi pemantik utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kabupaten Jember. (al)