logo ppid jember kim
Oleh : Sekretariat DPRD

Dimulai Akhir Maret 2026, DPRD Dukung Penyaluran Bantuan Pangan Presiden di Jember

  • 26 Maret 2026
  • Dibaca 233 Kali
Bagikan Via:
dimulai-akhir-maret-2026-dprd-dukung-penyaluran-bantuan-pangan-presiden-di-jember-20260328

Dimulai Akhir Maret 2026, DPRD Dukung Penyaluran Bantuan Pangan Presiden di Jember

JEMBER, 26 MARET 2026 - Sebanyak 390.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Jember dijadwalkan akan menerima bantuan pangan dari Presiden Prabowo Subianto pada penghujung Maret 2026. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari legislatif maupun eksekutif setempat.

Gus Syahri panggilan akrab Ahmad Syahri Assidiqi, anggota DPRD Kabupaten Jember dari Fraksi Gerindra memberikan apresiasi atas program ini. Sebagai anggota Komisi D ia menegaskan kesiapan pihaknya dalam mengawal program tersebut agar tepat guna.

"Mari kita dukung bupati kita dan presiden kita dalam menyejahterakan semua rakyat indonesia," ujar Gus Syahri saat dikonfirmasi selepas acara Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026 di Pendopo Wahya Wibawagraha, Kamis, 26 Maret 2026.

Kepala Bulog Jember, M. Ade Saputra, menjelaskan bahwa sempat terjadi kendala pengiriman akibat bencana alam di Aceh dan lokasi produsen minyak goreng yang berada di luar pulau. Namun, ia memastikan pasokan kini mulai stabil.

“Jadi saya klarifikasi dulu, karena produsen minuak gorengnya berada di Medan, sehingga pengirimannya terhambat," ujarnya.

Meski demikian, Ade meyakinkan bahwa stok akan segera mencukupi kebutuhan masyarakat Jember.

"Untuk penyaluran bantuan pangan nanti pasti terpenuhi," katanya.

Saat ini, Bulog Jember melaporkan telah tersedia stok beras sebanyak 2.900 ton dan minyak goreng yang sudah tiba sebesar 421 ribu ton.

"Jadi di Gudang Bulog sudah ready untuk beras, sedangkan untuk minyak goreng 421 ribu ton," ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan, Bulog tetap fokus pada fungsi penyerapan hasil panen lokal demi menjaga harga di tingkat produsen.

"Bulog tetap melakukan pembelian gabah petani, dengan harga HPP Rp 6500 per kg," ujarnya.

Ade juga menekankan bahwa Bulog akan proaktif menjemput bola jika terjadi penurunan harga di lapangan.

"Begitu juga kerjasama kami dengan mitra, jadi jangan khawatir," tegasnya.

Hingga saat ini, serapan gabah Bulog Jember telah mencapai 57% dari target tahunan dalam kurun waktu tiga bulan pertama 2026.

"Berarti serapannya sudah mencapai 57 persen, dalam kurun waktu 3 bulan," katanya.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, bergerak cepat dengan mengonsolidasi seluruh jajaran camat dan kepala desa. Hal ini dilakukan untuk memastikan akurasi data penerima bantuan yang juga akan diverifikasi oleh BPS.

"Karena nanti juga akan survei dari BPS, untuk para penerima manfaat bantuan pangan presiden," ujarnya.

Bupati Fawait optimis bahwa program ini menjadi instrumen penting dalam menekan angka kemiskinan dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.

"Termasuk upaya pengendalian inflasi yang ada di Kabupaten Jember," ujarnya.

Guna meminimalisir salah sasaran, Pemkab Jember membentuk Satgas Pengentasan Kemiskinan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memantau data warga di kategori Desil 1 dan 2.

"Sehingga bantuan itu bisa diminimalisir, kemungkinan terjadinya ketidaktepatan sasarannya," katanya. (gil)

Galeri Foto