logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Dinkes PPKB Dorong Integrasi Isu Kependudukan dalam Pembelajaran melalui SSK

  • 23 Oktober 2026
  • Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
dinkes-ppkb-dorong-integrasi-isu-kependudukan-dalam-pembelajaran-melalui-ssk-20261024

Dinkes PPKB Dorong Integrasi Isu Kependudukan dalam Pembelajaran melalui SSK

JEMBER, 23 OKTOBER 2026 – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember mendorong penguatan edukasi kependudukan di lingkungan sekolah melalui program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengintegrasikan isu-isu kependudukan ke dalam proses pembelajaran di sekolah.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi SSK yang dilaksanakan di SMPN 9 Jember, Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh tim Dinkes PPKB Kabupaten Jember, tim Balai Penyuluhan KB Sumbersari, Forum GenRe, serta pihak SMPN 9 Jember yang terdiri atas kepala sekolah, guru, siswa, dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Nanang Andri Jatmiko, S.E., menyampaikan bahwa SSK merupakan bentuk kepedulian terhadap berbagai isu kependudukan. Menurutnya, edukasi kependudukan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya melalui kegiatan sosialisasi.

“Sekolah Siaga Kependudukan pada prinsipnya kita peduli pada isu-isu kependudukan. Yang akan kita lakukan yaitu mengintegrasikannya dalam modul ajar maupun RPP,” ujar Nanang Andri Jatmiko.

Integrasi isu kependudukan ke dalam pembelajaran diharapkan dapat membuat materi tersebut lebih dekat dengan kehidupan siswa. Pemahaman mengenai kependudukan dapat diberikan melalui materi pembelajaran yang relevan, sehingga siswa memperoleh pengetahuan mengenai berbagai persoalan kependudukan secara berkelanjutan.

Kepala SMPN 9 Jember, Khulashah, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pemahaman mengenai isu kependudukan penting diberikan kepada siswa sejak usia sekolah. Hal tersebut mencakup pemahaman mengenai pertumbuhan penduduk, bonus demografi, hingga pentingnya memiliki perencanaan masa depan.

“Tujuan semuanya itu adalah satu, agar kita memahami isu-isu kependudukan, kemudian pertumbuhan penduduk dan bonus demografi. Kemudian juga, siswa kita mempunyai perencanaan yang matang terkait masa depannya,” ujar Khulashah.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Kak Navilatul Auliya dari Forum Generasi Berencana (GenRe) Jember. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan inspiratif, Kak Navil berbagi wawasan mendalam seputar dinamika remaja masa kini — mulai dari pentingnya mengenali diri, menjaga kesehatan mental, hingga merencanakan masa depan secara bijak sebagai generasi yang berdaya.

Melalui program SSK, Dinkes PPKB Kabupaten Jember mendorong agar edukasi kependudukan dapat menjadi bagian dari proses pendidikan di sekolah. Integrasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap isu kependudukan sejak dini serta mendukung terbentuknya generasi muda yang memiliki pengetahuan dan kepedulian terhadap dinamika kependudukan. (ken)

Galeri Foto