Dinkes PPKB Jember Bangun Kemitraan Strategis dengan Perguruan Tinggi Percepat Imunisasi dan Tekan Zero Dose
- 17 Juli 2026
- Dibaca 41 Kali
Bagikan Via:
Dinkes PPKB Jember Bangun Kemitraan Strategis dengan Perguruan Tinggi Percepat Imunisasi dan Tekan Zero Dose
JEMBER, 17 JULI 2026 – Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember membangun kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Jember sebagai upaya mempercepat peningkatan cakupan imunisasi sekaligus menekan jumlah bayi Zero Dose. Langkah tersebut diwujudkan melalui Pertemuan Koordinasi Akselerasi Program Imunisasi yang digelar di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas dr. Soebandi pada Kamis, 16 Juli 2026, sebagai tindak lanjut Workshop Tim Koordinasi Akselerasi Program Imunisasi (KAPI) yang telah dilaksanakan pada 30 Juni 2026.
Pertemuan ini mempertemukan Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember dengan perguruan tinggi, organisasi keagamaan, organisasi perempuan, organisasi profesi, serta berbagai mitra lintas sektor untuk memperkuat sinergi dalam mendukung percepatan program imunisasi. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah optimalisasi peran akademisi dalam mendukung penyelesaian berbagai tantangan program imunisasi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sekretaris Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, Ni Ketut Ardhani, S.Psi., M.Kes., menegaskan bahwa keberhasilan program imunisasi tidak dapat dicapai hanya oleh tenaga kesehatan, tetapi memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi.
“Pertemuan koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Tim Koordinasi Akselerasi Program Imunisasi (KAPI). Keberhasilan program imunisasi tidak dapat dicapai hanya oleh tenaga kesehatan. Dibutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, organisasi keagamaan, organisasi masyarakat, hingga pemerintah desa agar setiap anak di Kabupaten Jember memperoleh haknya atas imunisasi lengkap," ujar Ni Ketut Ardhani.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan solusi berbasis ilmiah terhadap berbagai tantangan imunisasi di lapangan. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember mengajak akademisi untuk tidak hanya berkontribusi melalui penelitian di lingkungan kampus, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat.
“Kami ingin mengajak perguruan tinggi di Jember tidak hanya berkontribusi melalui penelitian di dalam kampus, tetapi juga turun langsung ke masyarakat. Melalui KKN Tematik, edukasi imunisasi, dan penelitian berbasis knowledge, attitude, and practice, kami berharap akademisi dapat membantu memetakan penyebab rendahnya cakupan imunisasi di wilayah prioritas sekaligus merumuskan strategi komunikasi yang lebih persuasif kepada masyarakat,” jelasnya.
Sejumlah strategi turut disepakati dalam pertemuan tersebut, di antaranya menetapkan kecamatan dan desa dengan jumlah Zero Dise tertinggi sebagai prioritas intervensi. Selain itu, Dinas Kesehatan juga akan memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis penelitian, serta pengembangan Nota Kesepahaman (MoU) maupun Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mendukung percepatan program imunisasi secara berkelanjutan.
Melalui kemitraan strategis tersebut, Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember berharap lahir berbagai inovasi dan pendekatan yang lebih efektif dalam meningkatkan cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), menurunkan jumlah Zero Dose, serta memastikan setiap anak di Kabupaten Jember memperoleh haknya atas perlindungan melalui imunisasi yang lengkap, berkualitas, dan tepat waktu. (ken)