Dinkes PPKB Jember Perkuat Akurasi Data untuk Memastikan Ketepatan Sasaran Imunisasi
- 14 Oktober 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
Dinkes PPKB Jember Perkuat Akurasi Data untuk Memastikan Ketepatan Sasaran Imunisasi
JEMBER, 14 OKTOBEE 2026 – Ketepatan data menjadi salah satu faktor penting dalam upaya meningkatkan cakupan imunisasi anak. Data yang tercatat dengan baik membantu petugas kesehatan memantau capaian program, mengenali sasaran yang belum mendapatkan imunisasi lengkap, serta menentukan langkah tindak lanjut. Karena itu, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember memperkuat perhatian terhadap kualitas pencatatan dan pelaporan imunisasi.
Hal tersebut menjadi bagian dari evaluasi program imunisasi dan sosialisasi Bulan Imunisasi Kejar (BIK) yang digelar pada 13–14 Oktober 2026 di Aula Bhakti Husada Dinkes PPKB Jember. Kegiatan ini diikuti kepala UPT Puskesmas dan koordinator imunisasi untuk meninjau perkembangan capaian sekaligus membahas upaya percepatan program imunisasi di Kabupaten Jember.
Dalam materi evaluasi, pencatatan imunisasi secara manual dan melalui aplikasi ASIK menjadi salah satu aspek yang dibahas. Kesesuaian data keduanya penting untuk mendukung pemantauan capaian program secara lebih terukur. Data yang berkualitas juga diperlukan agar informasi mengenai status imunisasi anak dapat menjadi dasar dalam mengidentifikasi sasaran yang masih perlu mendapatkan pelayanan.
Berdasarkan data evaluasi hingga Agustus 2026, cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Kabupaten Jember tercatat sebesar 63,33 persen, sedangkan cakupan imunisasi campak-rubela dosis pertama (MR1) mencapai 64,67 persen. Angka tersebut menjadi bagian dari gambaran capaian program yang perlu dicermati dalam menentukan langkah percepatan selanjutnya.
Penguatan pencatatan tidak berhenti pada proses pelaporan. Informasi sasaran perlu dimanfaatkan untuk membantu Puskesmas menelusuri anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi atau belum melengkapi imunisasi sesuai usia. Dengan demikian, evaluasi data dapat mendukung penentuan prioritas pelayanan dan membantu mengurangi risiko anak terlewat dari program imunisasi.
“Data imunisasi yang akurat menjadi dasar penting untuk melihat capaian program dan mengenali sasaran yang masih perlu dijangkau. Karena itu, pencatatan dan pelaporan perlu mendapat perhatian agar tindak lanjut pelayanan dapat dilakukan secara lebih tepat,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes PPKB Jember, dr. Rita Wahyuningsih, M.Kes.
Melalui evaluasi berkala, Dinkes PPKB Jember bersama Puskesmas diharapkan dapat menggunakan data sebagai dasar perencanaan dan pemantauan program. Upaya ini menjadi bagian dari percepatan imunisasi rutin lengkap sekaligus mendukung penurunan jumlah anak zero dose, yaitu anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi.
Dengan pencatatan yang tertib dan pemanfaatan data secara optimal, pelaksanaan program imunisasi diharapkan semakin terarah sehingga lebih banyak anak memperoleh perlindungan sesuai usia dan kebutuhan imunisasinya. (ken)