logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Dinsos PPPA Jember Dampingi Penjemputan 10 Klien ODGJ oleh Tim RSJ Lawang

  • 14 April 2026
  • Dibaca 165 Kali
Bagikan Via:
dinsos-pppa-jember-dampingi-penjemputan-10-klien-odgj-oleh-tim-rsj-lawang-20260415

Dinsos PPPA Jember Dampingi Penjemputan 10 Klien ODGJ oleh Tim RSJ Lawang

JEMBER, 14 APRIL 2026 - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember melalui UPTD Liposos kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pada Senin, 13 April 2026 malam, tim Liposos mendampingi proses penjemputan dan asesmen klien ODGJ oleh tim dari RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan di UPTD Liposos Dinsos PPPA Jember. Pendampingan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait keberadaan klien ODGJ yang masih memiliki keluarga dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Kepala UPTD Liposos Dinsos PPPA Jember, Roni Efendi, S.STP., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya terpadu dalam memastikan klien mendapatkan penanganan medis yang tepat.

“Pendampingan ini menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi klien terverifikasi secara medis sekaligus memfasilitasi rujukan ke rumah sakit jiwa. Kami berupaya agar setiap klien mendapatkan haknya atas layanan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 14 klien ODGJ diusulkan untuk menjalani proses asesmen. Namun, berdasarkan hasil skrining yang dilakukan oleh tim RSJ Lawang, sebanyak 10 klien dinyatakan memenuhi kriteria untuk dijemput dan dirujuk.

Proses asesmen meliputi pemeriksaan tanda-tanda vital, skrining kondisi kesehatan, serta pemberian terapi bagi klien yang mengalami kondisi gaduh gelisah. Pendampingan dilakukan secara intensif oleh tim Liposos bersama tenaga medis guna memastikan proses berjalan aman dan kondusif.

Sementara itu, empat klien lainnya tidak dapat diberangkatkan karena adanya kendala di lapangan, seperti faktor kesiapan keluarga maupun kondisi situasional yang tidak memungkinkan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya tim Liposos, tim RSJ Lawang, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), perangkat kelurahan, Babinsa, serta petugas kesehatan jiwa dari sejumlah puskesmas di wilayah Jember. Keterlibatan keluarga klien juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan proses penanganan.

Roni Efendi menambahkan, sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam penanganan ODGJ secara komprehensif. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pihak sangat diperlukan agar penanganan klien bisa lebih optimal, mulai dari penjemputan hingga proses rehabilitasi,” tegasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Dinsos PPPA Jember berharap penanganan ODGJ dapat dilakukan secara lebih terarah, manusiawi, dan berkelanjutan, sehingga para klien dapat memperoleh kesempatan untuk pulih dan kembali berfungsi di tengah masyarakat. (wln)

Galeri Foto