Oleh : Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro
Diskopum Jember Gelar Talkshow Hari Santri 2025: Wujudkan Kemandirian dan Kewirausahaan Berbasis Pesantren
- 22 Oktober 2025
- Dibaca 488 Kali
Bagikan Via:
Diskopum Jember Gelar Talkshow Hari Santri 2025: Wujudkan Kemandirian dan Kewirausahaan Berbasis Pesantren
Jember, 21 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) menggelar kegiatan Talkshow Hari Santri 2025 pada Selasa, 21 Oktober 2025 di Hall Hotel Bandung Permai Jember. Kegiatan ini mengusung tema “Santri Mandiri Jember Berdikari: Membangun Peradaban Dunia Melalui Kewirausahaan Berbasis Pesantren.” Talkshow tersebut menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu dr. Gamal Albinsaid, seorang dokter, inovator kesehatan, wirausahawan sosial yang telah banyak menginspirasi generasi muda Indonesia, serta Betari Aisah, seorang Online IELTS Tutor dan pendiri IELTS with Betari (Course & Consultation).
Dalam kesempatan ini, keduanya berbagi pengalaman dan motivasi tentang pentingnya membangun semangat kemandirian serta pengembangan diri di kalangan santri melalui pendidikan, inovasi, dan kewirausahaan. Melalui dialog interaktif tersebut, para peserta diajak untuk memahami bahwa kemandirian ekonomi dapat tumbuh dari lingkungan pesantren tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Santri memiliki potensi besar untuk menjadi pelaku usaha yang beretika, kreatif, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Pesan ini selaras dengan semangat Pemerintah Kabupaten Jember yang terus mendorong peningkatan kapasitas santri agar mampu menghadapi tantangan global dengan karakter yang tangguh dan berdaya saing. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Jember, yang berlangsung sejak 14 hingga 22 Oktober 2025. Beragam kegiatan digelar dalam rangkaian tersebut, mulai dari lomba keagamaan, pelatihan vokasional santripreneur, hingga festival budaya santri. Semua kegiatan itu menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat berdaya, kreatif, dan mandiri di kalangan santri serta mendorong pesantren agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Tema yang diangkat, “Membangun Peradaban Dunia Melalui Kewirausahaan Berbasis Pesantren,” mencerminkan harapan besar agar pesantren menjadi pusat lahirnya wirausahawan sosial yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman. Melalui talkshow Hari Santri 2025, Diskopum Jember ingin menanamkan nilai penting bahwa santri bukan hanya pilar moral bangsa, tetapi juga bisa menjadi penggerak ekonomi yang kreatif dan berdaya saing. Kolaborasi antara pesantren, pemerintah, dan pelaku usaha diharapkan mampu membentuk ekosistem kewirausahaan santri yang berkelanjutan.