Ratusan Warga Padati Gus Sapa Ramadan di Kalisat, Gus Fawait Tegaskan UHC hingga Beasiswa Santri
- 09 Maret 2026
- Dibaca 293 Kali
Bagikan Via:
Ratusan Warga Padati Gus Sapa Ramadan di Kalisat, Gus Fawait Tegaskan UHC hingga Beasiswa Santri
JEMBER – Suasana hangat Ramadan terasa kental di Pendopo Kecamatan Kalisat, Senin (9/3/2019). Ratusan warga, tokoh masyarakat, hingga jajaran pejabat daerah berkumpul dalam kegiatan bertajuk “Gus Sapa Ramadan”, sebuah forum silaturahmi sekaligus dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember itu dihadiri sekitar 500 undangan dari berbagai unsur masyarakat Kecamatan Kalisat. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jember Muhammad Fawait, Anggota DPRD Jember Fatmawati, Kepala Bakesbangpol Lingga Diputra, para kepala OPD, Camat Kalisat bersama unsur Muspika, serta sejumlah kepala desa se-Kecamatan Kalisat.Sejak awal acara, suasana dialog terasa cair. Warga tampak antusias mengikuti pemaparan para narasumber yang membahas berbagai program pembangunan serta peran masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial di daerah.
Kepala Bakesbangpol Jember, Lingga Diputra, mengatakan kepada awak media bahwa kegiatan “Gus Sapa Ramadan” menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat agar pembangunan berjalan dengan dukungan bersama.
“Melalui forum ini, masyarakat bisa mengetahui langsung berbagai program pemerintah sekaligus menyampaikan aspirasi. Ramadan adalah momentum memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP3D Jember, Gogot Cahyo Baskoro, memaparkan sejumlah program unggulan Bupati Jember yang saat ini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurut Gogot, beberapa program prioritas yang sudah berjalan antara lain pelayanan pengurusan KTP di tingkat kecamatan, program Universal Health Coverage (UHC) yang memudahkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan, serta perbaikan infrastruktur jalan, khususnya di wilayah Kecamatan Kalisat.
“Program-program ini dirancang agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari,” kata Gogot.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi politik masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah. Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kepedulian terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba yang mulai menyasar hingga ke desa-desa.
Gogot juga menyinggung beberapa rencana pengembangan daerah, seperti penerbangan rute Jember–Jakarta dan Jember–Bali, pemberian insentif bagi guru ngaji, serta program beasiswa bagi pelajar dan santri.
Senada dengan itu, Ketua DPD PAN Jember Abdus Salam Alamsyah menilai sejumlah program pemerintah daerah telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Program UHC sangat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan. Banyak warga yang sebelumnya kesulitan berobat, kini bisa mendapatkan pelayanan lebih mudah,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa selama masa kepemimpinannya, Bupati Jember telah meraih 44 penghargaan dari pemerintah pusat, sebagai bentuk pengakuan atas berbagai inovasi dan kinerja pemerintah daerah.
Selain itu, Abdus Salam menyampaikan rencana pembangunan flyover di kawasan Mangli pada tahun 2026 untuk mengatasi kemacetan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
“Kita juga harus bersama-sama menghadapi bahaya narkoba. Peran masyarakat sangat penting untuk menjaga generasi muda dari ancaman tersebut,” tegasnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana sejumlah warga menyampaikan pertanyaan serta aspirasi terkait pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait, menegaskan bahwa Ramadan merupakan bulan yang selalu dinanti umat Muslim dan menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial.
“Ramadan adalah bulan yang kita impikan setiap tahun. Momentum ini mengingatkan kita untuk saling membantu dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Gus Fawait juga memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah daerah yang terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Beberapa di antaranya adalah program Universal Health Coverage (UHC) yang menjamin akses kesehatan bagi seluruh masyarakat, pelayanan pengurusan KTP di tingkat kecamatan, program beasiswa bagi pelajar, beasiswa khusus santri, serta pemberian insentif bagi guru ngaji.
Menurutnya, program-program tersebut dirancang agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke tingkat desa.
“Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap warga mendapatkan pelayanan yang layak, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, maupun administrasi,” kata Gus Fawait.
Melalui kegiatan “Gus Sapa Ramadan” ini, pemerintah daerah berharap terjalin komunikasi yang lebih erat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Jember yang lebih maju dan sejahtera.