Oleh : Kecamatan Rambipuji
83 Guru Ngaji dan Dua Modin Rowotamtu Terima Insentif, Bentuk Apresiasi Pemkab atas Pengabdian untuk Umat
- 15 Maret 2026
- Dibaca 208 Kali
Bagikan Via:
83 Guru Ngaji dan Dua Modin Rowotamtu Terima Insentif, Bentuk Apresiasi Pemkab atas Pengabdian untuk Umat
JEMBER, 15 MARET 2026 – Sebanyak 83 guru ngaji dan dua orang modin menerima insentif yang disalurkan melalui Bank Jatim pada Sabtu, 14 Maret 2026. Penyerahan insentif tersebut berlangsung di Pendopo Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, dengan suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur dari para penerima.
Program pemberian insentif ini merupakan bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah kepada para guru ngaji serta modin yang selama ini telah mengabdikan diri dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat, khususnya dalam pendidikan Al-Qur’an dan pelayanan keagamaan di tingkat desa.Kegiatan penyaluran insentif tersebut dilakukan langsung oleh pihak Bank Jatim sebagai bank penyalur resmi. Selain itu, kegiatan ini juga disaksikan oleh jajaran Muspika Kecamatan Rambipuji yang turut hadir untuk memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat (Sekcam) Rambipuji serta Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (Kasi PMKS) Kecamatan Rambipuji. Kehadiran unsur Muspika ini sekaligus menjadi bentuk monitoring dan dukungan terhadap program pemerintah daerah yang menyasar para tokoh keagamaan di tingkat desa.Sejak pagi hari, para guru ngaji dan modin sudah mulai berdatangan ke pendopo desa. Dengan mengenakan pakaian rapi dan wajah yang penuh semangat, mereka tampak antusias mengikuti proses penyaluran insentif tersebut. Sebagian dari mereka bahkan datang lebih awal untuk memastikan tidak melewatkan momen penting yang dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap para pengabdi di bidang keagamaan.Proses penyaluran insentif dilakukan secara tertib dengan mekanisme yang telah ditetapkan oleh pihak bank penyalur. Para penerima dipanggil satu per satu sesuai daftar yang telah diverifikasi sebelumnya sehingga proses berlangsung dengan lancar dan teratur.
Program insentif bagi guru ngaji dan modin ini diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi para tokoh agama yang selama ini telah berperan penting dalam membimbing masyarakat, terutama generasi muda, dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai agama.Peran guru ngaji sendiri di tengah masyarakat dinilai sangat strategis. Mereka tidak hanya mengajarkan baca tulis Al-Qur’an, tetapi juga menjadi figur yang membimbing akhlak serta moral anak-anak di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan mengaji di mushala, masjid, maupun rumah-rumah warga, para guru ngaji telah berkontribusi besar dalam menjaga nilai-nilai religius di tengah masyarakat.Hal yang sama juga berlaku bagi para modin yang selama ini membantu berbagai urusan keagamaan di tingkat desa, mulai dari pelayanan pernikahan, kegiatan keagamaan, hingga berbagai aktivitas sosial keagamaan lainnya. Keberadaan mereka menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat.Salah satu guru ngaji penerima insentif, Ustadz Maksum, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah melalui program tersebut.Menurutnya, insentif ini bukan hanya soal nilai materi, tetapi lebih kepada bentuk penghargaan atas pengabdian para guru ngaji yang selama ini dengan ikhlas mendidik masyarakat.“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Insentif ini menjadi bentuk penghargaan bagi kami para guru ngaji yang selama ini mengabdi untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada masyarakat,” ujarnya.Ia juga berharap program seperti ini dapat terus berlanjut ke depan sehingga para guru ngaji semakin termotivasi untuk terus mengajarkan ilmu agama kepada generasi muda.“Semoga program ini terus berlanjut karena sangat membantu dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengabdi dalam mendidik anak-anak serta masyarakat,” tambahnya.Sementara itu, pihak Muspika Kecamatan Rambipuji yang hadir dalam kegiatan tersebut juga memberikan apresiasi kepada para guru ngaji dan modin atas dedikasi mereka dalam membangun kehidupan religius masyarakat.Menurutnya, peran para guru ngaji tidak bisa dipandang sebelah mata karena mereka merupakan garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan agama sejak usia dini.Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah melalui program insentif ini, diharapkan para guru ngaji dan modin dapat terus menjalankan peran mereka dengan penuh semangat dan keikhlasan.Program pemberian insentif ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keagamaan. Melalui dukungan kepada para tokoh agama di tingkat desa, diharapkan kehidupan sosial masyarakat dapat semakin harmonis dan religius.Kegiatan penyaluran insentif di Pendopo Desa Rowotamtu ini pun berlangsung dengan lancar hingga selesai. Para penerima terlihat meninggalkan lokasi kegiatan dengan wajah penuh kebahagiaan dan rasa syukur atas perhatian yang mereka terima.Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa peran para guru ngaji dan modin merupakan bagian penting dari pembangunan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada pembangunan spiritual dan moral masyarakat. (sai)