Dispusip Jember Audit Kearsipan BPBD, Perkuat Tata Kelola Arsip Digital
- 16 September 2026
- Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
Dispusip Jember Audit Kearsipan BPBD, Perkuat Tata Kelola Arsip Digital
JEMBER, 16 SEPTEMBER 2026 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Jember melaksanakan Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Selasa, 15 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya evaluasi sekaligus pembinaan terhadap pengelolaan kearsipan pada perangkat daerah.
Audit dilakukan untuk mengetahui tingkat kesesuaian penyelenggaraan kearsipan internal sekaligus mendorong peningkatan kualitas pengelolaan arsip. Penilaian mencakup sejumlah aspek, mulai dari pengelolaan arsip dinamis, penerapan klasifikasi arsip, penyimpanan dokumen, hingga pelaksanaan administrasi kearsipan.
Selain itu, tim Dispusip juga melakukan pengecekan terhadap implementasi aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) di lingkungan BPBD. Pengecekan tersebut menjadi bagian dari evaluasi penerapan sistem kearsipan berbasis digital dalam mendukung pengelolaan arsip dinamis.
Implementasi Srikandi menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan kearsipan karena aplikasi tersebut digunakan untuk mendukung proses administrasi dan pengelolaan arsip secara elektronik. Melalui pengecekan ini, Dispusip melihat sejauh mana aplikasi tersebut diterapkan dalam tata kelola kearsipan di lingkungan perangkat daerah.
Kepala Bidang Kearsipan Dispusip Jember, Sri Agiyanti, S.P., M.M., mengatakan ASKI tidak hanya berfungsi sebagai instrumen evaluasi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan untuk mendorong pengelolaan arsip yang lebih tertib.
“Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi sekaligus pembinaan agar pengelolaan arsip pada perangkat daerah semakin tertib, aman, dan mudah diakses saat dibutuhkan. Pengelolaan arsip yang baik akan mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan akurat serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional,” ujar Sri Agiyanti.
Melalui pelaksanaan ASKI di BPBD, Dispusip mendorong perangkat daerah untuk terus meningkatkan pengelolaan arsip secara tertib dan terarah. Ketersediaan arsip yang dikelola dengan baik akan membantu penyediaan informasi dan dokumen ketika dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan kearsipan yang dilakukan Dispusip terhadap perangkat daerah di Kabupaten Jember. Evaluasi secara internal diharapkan dapat membantu perangkat daerah mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki sekaligus meningkatkan kualitas administrasi pemerintahan.
Dengan pengelolaan arsip yang tertib, aman, dan mudah diakses, arsip dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung kebutuhan administrasi dan pelayanan publik. Pelaksanaan ASKI menjadi salah satu langkah untuk memastikan penyelenggaraan kearsipan terus mengalami perbaikan sesuai dengan kebutuhan pemerintahan. (cin)