logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan

DKPPP Jember Dorong Pengembangan Ikan Hias

  • 27 Oktober 2026
  • Dibaca 31 Kali
Bagikan Via:
dkppp-jember-dorong-pengembangan-ikan-hias-20261028

DKPPP Jember Dorong Pengembangan Ikan Hias

JEMBER, 27 OKTOBER 2026 – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Komoditas Ikan Hias pada Senin, 26 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menggali potensi, mengidentifikasi permasalahan, serta merumuskan solusi guna mendorong pengembangan usaha ikan hias di Kabupaten Jember.

FGD dihadiri oleh Kepala Bidang Perikanan Mohammad Adi Selamet, S.Pi., M.Pi., narasumber Topo Harmoko, S.S., staf Bidang Perikanan, penyuluh perikanan, PTL Perikanan, komunitas, penghobi, pembudidaya, dan pedagang ikan hias. Diskusi dilaksanakan dengan membagi peserta menjadi tiga kelompok, masing-masing didampingi penyuluh perikanan dan PTL Perikanan.

Melalui diskusi kelompok, peserta mengidentifikasi sejumlah permasalahan yang dihadapi pelaku usaha ikan hias. Permasalahan tersebut meliputi terbatasnya akses dan jaringan pemasaran, minimnya bazar atau pameran, keterbatasan modal usaha, serta tingginya harga pakan. Selain itu, masih diperlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya, khususnya dalam teknik budidaya dan pengelolaan kualitas air.

Peserta juga menyoroti keterbatasan fasilitas budidaya, belum optimalnya kemitraan, serta perlunya peningkatan pendampingan dan evaluasi bantuan agar lebih tepat sasaran.

Kepala Bidang Perikanan DKPPP Kabupaten Jember, Mohammad Adi Selamet, S.Pi., M.Pi., menyampaikan bahwa pengembangan komoditas ikan hias memerlukan sinergi antara pemerintah dan seluruh pelaku usaha.

“Melalui FGD ini, kami ingin menghimpun aspirasi dan kebutuhan para pelaku ikan hias secara langsung. Hasil diskusi diharapkan menjadi dasar untuk merumuskan langkah pengembangan yang lebih terarah, terutama dalam meningkatkan kapasitas pembudidaya, memperluas akses pemasaran, dan memperkuat kemitraan,” ungkap Adi Selamet.

Sementara itu, narasumber Topo Harmoko, S.S., menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kerja sama antarpelaku dalam mendukung pengembangan usaha ikan hias.

“Pengembangan komoditas ikan hias perlu didukung oleh peningkatan kemampuan pembudidaya dan jaringan pemasaran yang lebih luas. Melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, pembudidaya, pedagang, penghobi, serta komunitas dapat saling bertukar informasi dan mengembangkan peluang usaha bersama,” ujar Topo Harmoko.

Sebagai tindak lanjut, peserta merumuskan sejumlah rencana, di antaranya penyelenggaraan bimbingan teknis (bimtek) budidaya ikan hias dengan menghadirkan narasumber dari luar Kabupaten Jember. Bimtek tersebut direncanakan disertai praktik langsung untuk meningkatkan keterampilan pembudidaya dalam teknik budidaya dan pengelolaan kualitas air.

DKPPP Jember juga merencanakan pembentukan wadah diskusi bagi penghobi, pembudidaya, dan pedagang ikan hias, serta penyelenggaraan pameran ikan hias pada 2027 untuk memperluas akses pasar dan memperkenalkan potensi komoditas ikan hias daerah.

Koordinasi antarpelaku akan dilanjutkan melalui grup WhatsApp, disertai rencana pelaksanaan FGD kedua dengan pembahasan yang lebih terarah.

Melalui kegiatan ini, DKPPP Kabupaten Jember berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, pembudidaya, pedagang, penghobi, dan komunitas. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha, memperluas peluang pemasaran, serta mendorong komoditas ikan hias Jember agar semakin berkembang dan berdaya saing. (ran) 

Galeri Foto