logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Dongkrak Ekonomi, Ribuan Warga Jember Tolak Penutupan MBG

  • 20 Juni 2026
  • Dibaca 69 Kali
Bagikan Via:
dongkrak-ekonomi-ribuan-warga-jember-tolak-penutupan-mbg-20260621

Dongkrak Ekonomi, Ribuan Warga Jember Tolak Penutupan MBG

JEMBER, 20 JUNI 2026 - Ribuan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Kabupaten Jember, Jumat 20 Juni 2026.

Mereka menyuarakan dukungan terhadap keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai telah memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat, mulai dari petani hingga pelaku usaha di tingkat desa.

Aksi diawali dengan long march dari kawasan Double Way Universitas Jember (Unej) menuju gedung DPRD Jember. Sepanjang perjalanan, massa membawa spanduk dan poster berisi dukungan terhadap program-program strategis pemerintah, khususnya MBG.

Sesampainya di depan kantor wakil rakyat, para peserta aksi secara bergantian menyampaikan orasi. Mereka meminta DPRD Jember meneruskan aspirasi masyarakat kepada Presiden RI Prabowo agar Program MBG tetap dilanjutkan dan diperkuat.

Koordinator lapangan aksi, Agus Nuryasin, mengatakan program MBG telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat Jember. Selain membantu pemenuhan gizi, program tersebut dinilai mampu menggerakkan perekonomian daerah secara luas.

Menurut dia, nilai program MBG di Kabupaten Jember telah mencapai lebih dari Rp62,45 miliar. Angka tersebut belum termasuk dampak perputaran ekonomi yang tercipta melalui keterlibatan berbagai sektor usaha lokal.

“Jika sebelumnya perputaran uang dalam jumlah besar lebih banyak terjadi di kota-kota besar, kini dampaknya bisa dirasakan hingga ke desa-desa. Program MBG telah menciptakan pergerakan ekonomi yang nyata di Kabupaten Jember,” ujar Agus dalam orasinya.

Ia menjelaskan, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh relawan atau tenaga yang terlibat langsung dalam penyediaan makanan bergizi. Para petani, pekebun, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM juga memperoleh dampak positif karena menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan pangan program tersebut.

Karena itu, lanjut Agus, FMJM hadir sebagai representasi berbagai elemen masyarakat yang merasakan manfaat langsung program tersebut. Bahkan, sebagian besar anggota forum berasal dari kalangan petani, peternak, pekebun dan nelayan.

“Kami berharap DPRD Kabupaten Jember beserta seluruh fraksi dapat memberikan dukungan sebagaimana yang kami lakukan hari ini. Kami mendukung program Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam aksi tersebut, FMJM juga membacakan delapan poin pernyataan sikap. Salah satunya mendukung dan mengawal program strategis pemerintah, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat.

Selain itu, FMJM meminta Presiden Prabowo melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN). Mereka juga mendesak BGN memperbaiki tata kelola yang transparan dan akuntabel hingga tingkat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Forum tersebut juga menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan ekstrem.

Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim yang menemui massa aksi menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi secara tertib dan damai. Ia menyatakan DPRD siap menerima serta menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan masyarakat sesuai kewenangan yang dimiliki.

Sementara itu, Nur, salah seorang pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jember, mengaku mendukung keberlanjutan program MBG. Menurutnya, program tersebut telah membuka peluang kerja bagi masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi bagi banyak keluarga.

“Dengan adanya MBG, kami memiliki pekerjaan dan penghasilan. Banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, sehingga kami berharap program ini terus berjalan,” ujarnya.

Aksi berlangsung aman dan kondusif di bawah pengawalan aparat keamanan. Setelah menyampaikan aspirasi dan menyerahkan dokumen pernyataan sikap kepada DPRD Jember, massa membubarkan diri secara tertib.

Mereka berharap dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis dapat terus diperkuat karena dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas gizi generasi muda. (yud)

Galeri Foto