logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Saat Sembako Tiba di Pintu Rumah, Pak Ayib Puji Ketegasan Gus Fawait dan Kesigapan Camat Kaliwates

  • 21 Maret 2026
  • Dibaca 221 Kali
Bagikan Via:
saat-sembako-tiba-di-pintu-rumah-pak-ayib-puji-ketegasan-gus-fawait-dan-kesigapan-camat-kaliwates-20260322

Saat Sembako Tiba di Pintu Rumah, Pak Ayib Puji Ketegasan Gus Fawait dan Kesigapan Camat Kaliwates

KALIWATES, 19 MARET 2026 – Pernyataan keras Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang menginstruksikan seluruh jajaran kewilayahan untuk menjamin ketersediaan pangan warga menjelang Hari Raya Idul Fitri, langsung memicu aksi nyata di lapangan.

Di Kecamatan Kaliwates, instruksi tersebut tidak sekadar menjadi wacana di meja rapat, melainkan diterjemahkan menjadi gerakan distribusi pangan cepat yang menyasar langsung ke dapur-dapur warga pada Kamis, 19 Maret 2026.

Langkah taktis ini diambil menyusul pidato tegas Bupati Jember yang mengingatkan para pemangku kebijakan di tingkat kecamatan dan kelurahan agar tidak lalai dalam memantau kondisi logistik masyarakat bawah.

"Jangan main-main, ini dosa kita bersama. Jangan sampai ada warga Jember yang kehabisan bahan dasar untuk dimasak saat Lebaran. Tolong semua camat memastikan dapur warga tetap mengepul," demikian petikan pernyataan Gus Fawait yang menjadi pemantik kesigapan aparat di wilayah Kaliwates.

Menanggapi arahan tersebut, Pemerintah Kecamatan Kaliwates segera menerjunkan tim pelayanan dan logistik untuk melakukan penyisiran data warga yang membutuhkan intervensi pangan darurat.

Tanpa menunggu antrean panjang di kantor kecamatan, petugas memilih metode jemput bola atau door-to-door untuk memastikan bantuan sembako sampai tepat sasaran dan tepat waktu, terutama bagi keluarga yang kesulitan secara ekonomi di tengah fluktuasi harga pasar menjelang hari raya.

Bantuan yang disalurkan meliputi bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan dasar lainnya. Kehadiran petugas di tengah pemukiman padat penduduk pada Kamis pagi tersebut disambut hangat oleh warga yang merasa diperhatikan secara langsung oleh pimpinan daerahnya.

Salah satu warga yang merasakan dampak langsung dari kebijakan ini adalah Bapak Ayib. Ia mengaku terkejut sekaligus haru ketika petugas kecamatan mengetuk pintu rumahnya untuk mengantarkan paket sembako. Menurut Ayib, apa yang dilakukan oleh pemerintah saat ini adalah bentuk kepemimpinan yang responsif dan membumi.

"Saya sangat berterima kasih dan secara khusus ingin memuji ketegasan serta kasih sayang Bapak Bupati Gus Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. terhadap kami rakyat kecil. Kalimat beliau tentang 'dapur harus tetap mengepul' itu benar-benar menyentuh hati," ujar lelaki yang akrab disapa Pak Ayib tersebut.

"Dan yang lebih hebatnya lagi, instruksi itu bukan sekadar kata-kata manis di media, tapi benar-benar dibuktikan dengan datangnya sembako ini ke rumah saya hari ini," sambungnya.

Lebih lanjut, Pak Ayib juga memberikan pujian tinggi kepada jajaran Pemerintah Kecamatan Kaliwates yang dinilainya sangat sigap dalam mengeksekusi perintah bupati. Ia menilai sinergi antara kebijakan bupati dan kecepatan eksekusi camat adalah kunci ketenangan warga dalam menyambut Lebaran.

"Pemerintah Kecamatan Kaliwates luar biasa sigapnya. Baru saja kita dengar berita soal instruksi bupati di radio dan media sosial, eh, petugasnya sudah sampai di depan rumah," kata Pak Ayib.

"Ini membuktikan bahwa camat dan stafnya benar-benar peduli dan bekerja keras memastikan tidak ada warga yang merasa sendirian atau kelaparan di saat hari kemenangan nanti. Sekarang saya dan keluarga bisa bernapas lega karena bahan untuk memasak sudah tersedia di dapur," tambahnya.

Aksi pendistribusian sembako ini dipastikan akan terus berlanjut di beberapa titik kelurahan lainnya di wilayah Kecamatan Kaliwates hingga menjelang malam takbiran.

Pihak kecamatan menegaskan bahwa pemantauan terhadap kondisi sosial ekonomi warga akan diperketat sesuai mandat Bupati Jember untuk meminimalisir risiko kerawanan pangan di tingkat akar rumput.

Langkah jemput bola ini diharapkan tidak hanya sekadar memberi bantuan fisik berupa sembako, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap integritas layanan publik di Kabupaten Jember.

Dengan dapur warga yang dipastikan tetap "mengepul", suasana religius dan kegembiraan Idul Fitri diharapkan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Galeri Foto