Dorong Digitalisasi UMKM, Kelurahan Jumerto Gelar Pelatihan Artificial untuk Puluhan Kader Warga
- 14 Oktober 2026
- Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
Dorong Digitalisasi UMKM, Kelurahan Jumerto Gelar Pelatihan Artificial untuk Puluhan Kader Warga
JEMBER, 14 OKTOBER 2026 – Suasana pendopo semi-terbuka Kelurahan Jumerto pada Rabu (14/10/2026) siang terasa berbeda. Di sela celoteh anak balita yang sesekali tampak berlarian riang melintasi ruangan, puluhan warga duduk rapi menatap layar monitor. Hari itu, mereka tak sekadar melakukan kumpul rutin mingguan, melainkan sedang diajak "berkenalan" dengan teknologi canggih masa kini: Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Pemerintah Kelurahan Jumerto sengaja menggelar pelatihan bertajuk "Optimalisasi UMKM pada Platform Digital dengan Kecerdasan Artifisial". Kegiatan strategis ini diikuti oleh 42 peserta yang merupakan ujung tombak penggerak masyarakat, yakni para Kader Posyandu, pengurus RT/RW, hingga ibu-ibu penggerak PKK.
Lurah Jumerto, Nurie Hadiyatie, S.E., yang hadir membuka sekaligus mengawal acara, menyadari betul bahwa laju digitalisasi sudah menyentuh segala lapisan masyarakat. Tampil bersahaja dengan hijab kuningnya, Nurie menggenggam mikrofon dan menitipkan pesan krusial kepada para warganya.
"Di era digital yang serba cepat ini, pemahaman tentang teknologi seperti AI bukan lagi sekadar pilihan, tapi sudah menjadi keharusan. Saya sangat berharap bapak, ibu pengurus RT/RW, dan kader PKK yang hadir di sini bisa menjadi perpanjangan tangan kelurahan. Tularkan ilmu ini, edukasi para pelaku UMKM di wilayah panjenengan semua agar produk lokal kita makin berdaya saing dan pasarnya luas," tegas Nurie penuh harap.
Membawa materi teknologi tingkat tinggi ke kelompok masyarakat akar rumput tentu memiliki tantangan tersendiri. Namun, Dhimas Nadindra selaku narasumber sukses mematahkan stigma bahwa teknologi AI itu rumit dan memusingkan. Ia menyajikan materinya dengan perumpamaan yang sangat membumi.
"Kecerdasan buatan atau AI ini bukanlah sesuatu yang harus ditakuti oleh pelaku usaha kecil. Sebaliknya, anggaplah AI ini sebagai asisten cerdas gratis yang siap membantu kita. Misalnya, ibu-ibu bingung membuat kata-kata promosi jualan keripik atau kue untuk status WhatsApp dan Facebook, AI bisa buatkan kalimatnya dalam hitungan detik. Jika dimaksimalkan, UMKM kita bekerja lebih efisien, dan tentunya omzet bisa meningkat," papar Dhimas meyakinkan para peserta.
Pemaparan yang berbobot tersebut dibalut dalam suasana kekeluargaan yang hangat dan santai khas balai warga. Di penghujung acara, deretan tas bingkisan berwarna biru cerah yang telah disiapkan panitia dibagikan sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme peserta.
Dari ruangan semi-terbuka ini, warga Jumerto membuktikan satu hal: tidak ada kata terlambat untuk melek teknologi demi merajut kesejahteraan ekonomi bersama.(sgk)