Dorong Pembangunan Inklusif, Bapperida Jember Terima Audiensi Orang Muda Disabilitas Program KUBIK 2.0
- 05 November 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Dorong Pembangunan Inklusif, Bapperida Jember Terima Audiensi Orang Muda Disabilitas Program KUBIK 2.0
JEMBER, 5 NOVEMBER 2026 – Dalam upaya mewujudkan kesetaraan hak serta mendorong terciptanya perencanaan pembangunan daerah yang inklusif dan responsif gender, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Jember menerima kunjungan audiensi Orang Muda Disabilitas pada Kamis, 5 November 2026. Pertemuan dialogis tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Jember.
Kunjungan audiensi ini diinisiasi oleh Tanoker Ledokombo dan Perhimpunan Penyandang Disabilitas Kabupaten Jember (PERPENCA) melalui pendampingan Program KUBIK 2.0 (Kelompok Usaha Bisnis Inklusif) yang bekerja sama dengan NLR Indonesia. Sebanyak 14 peserta yang terdiri dari orang muda disabilitas, Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK), pengurus organisasi, serta Juru Bahasa Isyarat (JBI) hadir secara langsung untuk menyampaikan gagasan dan aspirasi mereka.
Forum dialog ini diselenggarakan untuk memberikan ruang partisipasi yang bermakna bagi orang muda disabilitas dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan di Kabupaten Jember. Dalam kesempatan tersebut, para peserta menyampaikan berbagai poin aspirasi terkait tantangan partisipasi, kebutuhan pelatihan keterampilan, pengembangan potensi usaha inklusif, kemandirian ekonomi, hingga pentingnya pengintegrasian prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) ke dalam dokumen perencanaan daerah.
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bapperida Kabupaten Jember, Erwin Prasetyo, S.H., M.H., mengapresiasi keaktifan dan gagasan strategis yang dibawa oleh jajaran Tanoker, PERPENCA, serta para peserta Program KUBIK 2.0.
“Bapperida menyambut baik aspirasi dan gagasan yang disampaikan oleh Tanoker, PERPENCA, serta teman-teman orang muda disabilitas melalui Program KUBIK 2.0. Kami tentunya sepakat bahwa pembangunan yang inklusif harus memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan memperoleh manfaat pembangunan," tegas Erwin Prasetyo, S.H., M.H.
Melalui pelaksanaan audiensi ini, Bapperida Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus membuka mekanisme pelibatan penyandang disabilitas dalam forum-forum perencanaan daerah, demi mewujudkan pembangunan Jember yang lebih adil, ramah disabilitas, dan berkelanjutan. (tqr)