DPMD Jember Perkuat Tata Kelola Data Desa Melalui Program "Desa Cantik"
- 15 Juli 2026
- Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
DPMD Jember Perkuat Tata Kelola Data Desa Melalui Program "Desa Cantik"
JEMBER, 15 JULI 2026 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember terus mengakselerasi tata kelola pemerintahan desa berbasis data yang presisi. Langkah strategis ini ditegaskan melalui partisipasi aktif DPMD sebagai narasumber dalam Rapat Koordinasi Fasilitasi Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang digelar di Balai Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah, Selasa 14 Juli 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kepala DPMD Kabupaten Jember, Adi Wijaya, S.STP., M.Si., bersama jajaran Bidang Pengelolaan Keuangan Desa, perangkat desa, serta para operator pengelola data pembangunan desa setempat.
Program Desa Cantik dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas pemerintah desa dalam menyajikan data yang akurat, lengkap, dan berkelanjutan. Keberadaan data berkualitas dinilai menjadi fondasi krusial dalam menyusun perencanaan pembangunan, menentukan prioritas program kerja, hingga mengoptimalkan penyerapan anggaran desa agar lebih efisien.
Kepala DPMD Kabupaten Jember, Adi Wijaya, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di tingkat akar rumput sangat bergantung pada validitas data yang dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, akurasi data adalah kunci utama untuk melahirkan kebijakan yang prorakyat.
"Data bukan sekadar kumpulan angka, melainkan kompas dalam menentukan arah pembangunan desa. Dengan data yang akurat, pemerintah desa dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, mengelola anggaran secara efektif, dan menghadirkan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat. Lewat Desa Cantik, kami ingin mengakar-rumputkan budaya sadar data di seluruh wilayah Jember," ujar Adi.
Melalui program ini, DPMD Kabupaten Jember berkomitmen mendorong sinergi dengan program nasional Satu Data Indonesia. Sinkronisasi ini diharapkan mampu mengikis ketimpangan informasi dan menciptakan keselarasan data yang terintegrasi dari level desa, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat.
Dengan penguatan kapasitas aparatur desa serta kolaborasi lintas sektor yang solid, DPMD Kabupaten Jember optimistis seluruh desa di wilayahnya mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif. Tata kelola berbasis data ini diproyeksikan menjadi katalisator utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang mandiri dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (ach)