DPMPTSP Jember Perkuat Sinkronisasi Perencanaan Investasi Daerah Melalui Koordinasi dengan BKPM
- 15 Juni 2026
- Dibaca 33 Kali
Bagikan Via:
DPMPTSP Jember Perkuat Sinkronisasi Perencanaan Investasi Daerah Melalui Koordinasi dengan BKPM
JEMBER, 15 JUNI 2026 - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember mulai menindaklanjuti berbagai arahan dan masukan yang diperoleh dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) guna memperkuat kualitas perencanaan pembangunan sektor investasi daerah.
Langkah tindak lanjut tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menyusun dokumen perencanaan yang lebih terarah, terukur, dan selaras dengan kebijakan investasi nasional. Berbagai rekomendasi yang diperoleh dalam koordinasi bersama BKPM akan menjadi bahan penyempurnaan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah, penguatan pohon kinerja, cascading kinerja, hingga penyusunan indikator kinerja urusan penanaman modal yang lebih relevan dan berdampak.
Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Jember, Wadaatul Mabruroh, S.P., menyampaikan bahwa hasil koordinasi dengan BKPM memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai arah kebijakan investasi nasional yang perlu diakomodasi dalam perencanaan daerah.
“Berbagai masukan yang kami terima akan segera ditindaklanjuti dalam proses penyusunan dokumen perencanaan perangkat daerah. Kami ingin memastikan bahwa program dan indikator kinerja yang disusun tidak hanya selaras dengan kebijakan pusat, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan dan potensi investasi yang dimiliki Kabupaten Jember,” ujarnya, Senin 15 Juni 2026.
Salah satu fokus yang saat ini sedang disiapkan DPMPTSP adalah penyempurnaan target kinerja investasi daerah dengan mengacu pada pendekatan yang direkomendasikan BKPM. Dalam penyusunannya, target investasi akan mempertimbangkan arah kebijakan nasional sekaligus memperhatikan potensi, peluang, dan kondisi riil daerah sehingga target yang ditetapkan tetap realistis namun mampu mendorong peningkatan capaian investasi.
Selain itu, DPMPTSP juga akan memperkuat penyusunan indikator kinerja yang memenuhi prinsip SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time Bound). Langkah ini dilakukan agar capaian pembangunan sektor investasi dapat diukur secara lebih objektif, akuntabel, dan memberikan gambaran yang jelas terhadap keberhasilan program yang dijalankan.
"Sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik investasi, DPMPTSP turut menyiapkan pengembangan indikator daya saing investasi daerah. Indikator tersebut diharapkan dapat menjadi instrumen untuk memetakan kondisi iklim investasi Kabupaten Jember secara lebih komprehensif sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan strategi peningkatan investasi ke depan," jelas Wadaatul Mabruroh.
Tidak hanya pada aspek perencanaan, hasil koordinasi dengan BKPM juga akan ditindaklanjuti melalui penguatan sinergi dan komunikasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah pusat maupun pemangku kepentingan di daerah. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan program yang dijalankan mampu mendukung target investasi nasional sekaligus memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut Wadaatul Mabruroh, perencanaan yang berkualitas merupakan fondasi penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan kompetitif. Oleh karena itu, DPMPTSP Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus melakukan penyempurnaan perencanaan berbasis data, kebutuhan daerah, serta arah kebijakan nasional.
Melalui berbagai langkah tindak lanjut tersebut, DPMPTSP Kabupaten Jember optimistis upaya peningkatan investasi dapat berjalan lebih efektif. Dengan iklim investasi yang semakin kondusif dan perencanaan yang semakin matang, diharapkan Kabupaten Jember mampu menarik lebih banyak investor, membuka peluang kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.