DPRKPLH Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 40 KK di Tegal Gede
- 12 September 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
DPRKPLH Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 40 KK di Tegal Gede
JEMBER, 11 SEPTEMBER 2026 – Kekeringan masih menjadi tantangan bagi sebagian warga Kabupaten Jember. Di tengah kondisi tersebut, DPRKPLH Jember kembali turun langsung memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Kali ini, sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan kepada warga RT 04/RW 07, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari.
Pendistribusian air bersih ke-11 tersebut dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026, sekitar pukul 09.45 WIB. Sebanyak 40 kepala keluarga terdampak kekeringan di wilayah tersebut dan membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi kekeringan mulai dirasakan warga sejak Juli 2026. Sejumlah sumur dengan kedalaman sekitar 8 hingga 10 meter mulai mengalami kekeringan. Sementara itu, sumber mata air terdekat berjarak kurang lebih satu kilometer dari permukiman, sehingga warga membutuhkan dukungan distribusi air bersih.
Menjawab kebutuhan tersebut, DPRKPLH Jember mendistribusikan air bersih menggunakan kapasitas 5.000 liter dan menyalurkannya ke tandon milik warga yang telah disiapkan. Tandon tersebut menjadi tempat penampungan bersama agar air dapat dimanfaatkan masyarakat secara lebih mudah.
Dalam kegiatan tersebut, DPRKPLH Jember juga mendapatkan pendampingan dari TRC BPBD Kabupaten Jember, serta berkoordinasi dengan RT/RW dan warga setempat. Selain penyaluran air, kegiatan turut diisi dengan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.
Korlap DPRKPLH Jember, Harjo Sebakar, mengatakan distribusi air bersih merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.
“DPRKPLH Jember berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Hari ini kami menyalurkan 5.000 liter untuk warga Tegal Gede. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga dan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Harjo.
Ia menambahkan, berdasarkan kondisi di lapangan, distribusi air bersih direkomendasikan dilakukan secara berkala, yakni sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali. Hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan warga dan kondisi sumber air yang masih terdampak kekeringan.
Kegiatan berlangsung aman, kondusif, dan terkendali tanpa kendala. DPRKPLH Jember bersama unsur terkait akan terus memantau perkembangan kondisi masyarakat serta meneruskan kebutuhan penanganan kepada dinas terkait.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga agar warga tetap mendapatkan akses air bersih selama kondisi kekeringan berlangsung. Dengan adanya koordinasi antara pemerintah, BPBD, perangkat wilayah, dan masyarakat, penanganan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan. (SLT)