DPUPR Jember Bergerak! Pelebaran Dam Kaliwining Jadi Solusi Luapan Air dan Irigasi Sawah
- 13 Mei 2026
- Dibaca 99 Kali
Bagikan Via:
DPUPR Jember Bergerak! Pelebaran Dam Kaliwining Jadi Solusi Luapan Air dan Irigasi Sawah
JEMBER, 13 MEI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga terus melakukan upaya penanganan infrastruktur pengairan demi mengurangi dampak banjir sekaligus mendukung kebutuhan irigasi pertanian masyarakat. Salah satu langkah yang kini dilakukan yakni pelebaran Dam air di Jalan Dharmawangsa, Desa Kaliwining, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.
Pelebaran Dam tersebut dilakukan sebagai bentuk respon atas keluhan masyarakat yang selama ini kerap terdampak luapan air saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Kondisi Dam yang sebelumnya dinilai terlalu sempit membuat debit air tidak mampu tertahan dan mengalir secara optimal. Akibatnya, air meluap hingga masuk ke area permukiman warga dan menggenangi sejumlah rumah di sekitar lokasi.
Aktivitas pengerjaan dilakukan oleh tim DPUPR Jember dengan fokus utama memperlebar saluran dan memperkuat struktur Dam agar aliran air dapat lebih terkendali. Selain itu, proyek ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tampungan serta memperlancar distribusi air menuju lahan pertanian milik warga.
Selama ini, Dam di Jalan Dharmawangsa memiliki peran penting bagi masyarakat Desa Kaliwining, khususnya para petani. Air dari Dam tersebut digunakan sebagai sumber irigasi utama untuk mengairi sawah dan lahan pertanian di wilayah sekitar. Namun karena kapasitas bangunan yang terbatas, distribusi air kerap tidak maksimal, terutama saat debit air meningkat tajam ketika musim penghujan tiba.
Pengamat SDA Wilayah Sukorambi, Arifin, menyampaikan bahwa pelebaran Dam menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan fungsi pengendalian air dan kebutuhan pertanian masyarakat. Menurutnya, kondisi bangunan lama memang sudah tidak mampu menampung volume air yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Pelebaran Dam ini dilakukan karena kapasitas bangunan sebelumnya sudah tidak mencukupi. Saat hujan deras, debit air meningkat cukup tinggi sehingga menyebabkan luapan air masuk ke rumah warga. Dengan pelebaran ini diharapkan aliran air bisa lebih terkendali dan risiko genangan dapat diminimalisir,” ujarnya, Rabu 13 Mei 2026.
Ia juga menambahkan bahwa fungsi Dam bukan hanya sebagai pengendali aliran air, namun juga menjadi penunjang utama sektor pertanian masyarakat Desa Kaliwining dan sekitarnya. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas bangunan sangat diperlukan agar distribusi air menuju area persawahan bisa berjalan lebih maksimal.
“Selain untuk mengurangi luapan air, Dam ini juga sangat penting untuk kebutuhan irigasi pertanian warga. Setelah dilakukan pelebaran, harapannya suplai air ke lahan pertanian menjadi lebih lancar sehingga petani tidak lagi kesulitan mendapatkan aliran air, terutama saat musim tanam,” tambahnya.
Pengerjaan pelebaran Dam mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Warga mengaku selama ini sering mengalami kekhawatiran ketika hujan turun dengan durasi lama karena air kerap meluap dan masuk ke rumah. Dengan adanya penanganan dari DPUPR Jember, masyarakat berharap persoalan tersebut dapat segera teratasi.
Zaini, salah seorang warga sekitar mengatakan bahwa kondisi luapan air memang sudah cukup lama terjadi, terutama saat musim penghujan. Air yang meluber dari saluran sering menggenangi jalan hingga masuk ke permukiman warga dengan ketinggian tertentu.
“Kalau hujan deras biasanya air cepat penuh lalu meluap ke jalan dan rumah warga. Kami bersyukur sekarang ada pelebaran Dam supaya aliran air diharapkan lebih lancar dan tidak mudah meluap lagi,” ungkapnya.
Selain memberikan dampak positif terhadap pengendalian genangan, proyek ini juga diyakini mampu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat. Pasalnya, sistem pengairan yang lebih baik akan membantu petani memperoleh suplai air secara lebih stabil dan merata.
DPUPR Jember menegaskan bahwa penanganan infrastruktur sumber daya air menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan. Melalui pelebaran Dam di Desa Kaliwining ini, diharapkan persoalan luapan air yang selama ini meresahkan warga dapat teratasi, sementara kebutuhan air untuk lahan pertanian juga semakin optimal.
Dengan adanya pengerjaan tersebut, masyarakat berharap kondisi lingkungan menjadi lebih aman ketika musim hujan datang. Di sisi lain, para petani juga optimistis hasil pertanian dapat meningkat karena distribusi air irigasi menjadi lebih baik dan stabil. Pemerintah Kabupaten Jember pun terus berkomitmen melakukan pemeliharaan serta peningkatan infrastruktur pengairan di berbagai wilayah demi menunjang aktivitas masyarakat dan mendorong kesejahteraan warga. (yan)