DPRKPLH Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kalisat
- 15 Juli 2026
- Dibaca 29 Kali
Bagikan Via:
DPRKPLH Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kalisat
JEMBER, 15 JULI 2026 – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bergerak cepat mendistribusikan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Selasa 14 Juli 2026. Langkah ini menjadi respons taktis pemerintah daerah guna memenuhi kebutuhan air bersih yang melonjak drastis akibat musim kemarau.
Distribusi air bersih dipusatkan di dua wilayah terdampak paling parah, yakni Dusun Kidul (RT 01/RW 08 dan RT 01/RW 06) serta Dusun Karangpring (RT 02/RW 01 dan RT 03/RW 01). Berdasarkan asesmen di lapangan, krisis air bersih ini berdampak pada sedikitnya 325 kepala keluarga (KK).
Aksi kemanusiaan ini merupakan implementasi dari Surat Keputusan Bupati Jember Nomor: 100.3.3.2/206/1.12/2026 mengenai Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan, dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.
Dalam operasi ini, DPRKPLH Jember menerjunkan armada truk tangki berkapasitas 5.000 liter untuk menyuplai tandon-tandon penampungan yang telah disiapkan warga secara gotong royong bersama perangkat desa setempat.
Kepala DPRKPLH Kabupaten Jember, Jupriono, menegaskan komitmen penuh instansinya dalam mendukung penanganan dampak kemarau.
"DPRKPLH berkomitmen mendukung penuh penanganan dampak kekeringan melalui penyediaan dan distribusi air bersih. Kami terus memperkuat koordinasi dengan BPBD serta pemerintah desa agar bantuan ini dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan secara merata," ungkap Jupriono.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator armada Truk Air Bersih DPRKPLH Jember, Rulli, memastikan bahwa seluruh armada dan tim logistik dalam posisi siap siaga penuh.
"Kami memastikan armada tangki air bersih selalu siap diterjunkan kapan pun ada permintaan dari BPBD maupun pemerintah desa. Selama status siaga darurat ini berlaku, tim akan terus bersiaga agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan tepat," kata Rulli.
Sementara itu, Pramuji selaku perwakilan Tim Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang berjalan solid di lapangan. Menurutnya, sinergi antara BPBD, DPRKPLH, perangkat desa, hingga tingkat RT/RW menjadi kunci utama agar bantuan penanganan darurat ini dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Rangkaian distribusi air bersih berjalan dengan lancar dan kondusif. Pemerintah Kabupaten Jember turut mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau, serta meminta warga segera melapor jika ada wilayah lain yang mulai mengalami krisis air agar dapat segera ditangani. (fag)