Kelurahan Kaliwates Ditunjuk Menjadi Pilot Project Pengelolaan Sampah Kabupaten Jember
- 11 Juni 2026
- Dibaca 32 Kali
Bagikan Via:
Kelurahan Kaliwates Ditunjuk Menjadi Pilot Project Pengelolaan Sampah Kabupaten Jember
Jember – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola persampahan yang berkelanjutan melalui pengurangan sampah dari sumbernya. Sebagai langkah awal, Kelurahan Kaliwates secara khusus ditunjuk oleh Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, SE., M.Sc, sebagai Pilot Project Pengelolaan Sampah Kabupaten Jember yang diharapkan dapat menjadi model dan percontohan bagi desa maupun kelurahan lainnya di Kabupaten Jember.
Penunjukan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Senin (08/06/2026) di Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember. Rapat dipimpin oleh Kepala DPRKPLH Kabupaten Jember, Jupriono, ST., M.Si, dan dihadiri oleh Dima Akhyar, SH (TP3D Pemkab Jember), Kabid Kebersihan dan Peningkatan Lingkungan Neni Suharno Putri, ST, Staf Ahli Bupati Harry Agustriono, ATD., MT, serta jajaran Pemerintah Kelurahan Kaliwates yang terdiri dari Lurah Kaliwates Abdul Khamil, S.Si., S.Sos., MM, Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum Budiono, S.AP, serta Pengurus Bank Sampah DESTANA Kelurahan Kaliwates, yaitu H. Indra Gunawan dan H. Teguh Istanto, ST.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai strategi percepatan penanganan sampah berbasis masyarakat yang akan diterapkan di Kelurahan Kaliwates sebagai wilayah percontohan. Program ini diarahkan untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang dimulai dari tingkat rumah tangga melalui pemilahan sampah organik dan anorganik, penguatan peran bank sampah, pemberdayaan operator sampah, serta pengembangan berbagai metode pengolahan sampah organik seperti kompos, biopori, eco enzyme, dan budidaya maggot. Selain itu, keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, instansi pemerintah, sekolah, hingga komunitas lingkungan menjadi bagian penting dalam mewujudkan perubahan perilaku pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Kepala DPRKPLH Kabupaten Jember, Jupriono, ST., M.Si, menyampaikan bahwa penunjukan Kelurahan Kaliwates sebagai pilot project merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tantangan untuk menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan secara efektif apabila melibatkan seluruh unsur masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program ini nantinya akan menjadi referensi dan bahan evaluasi untuk direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Jember.
Sementara itu, Dima Akhyar, SH selaku TP3D Pemkab Jember menegaskan bahwa arahan Bupati Jember adalah menjadikan pengelolaan sampah sebagai gerakan bersama yang dimulai dari sumber sampah itu sendiri. Oleh karena itu, Kelurahan Kaliwates diharapkan mampu membangun sistem yang sederhana, mudah diterapkan, dan memberikan dampak nyata terhadap pengurangan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Pada kesempatan yang sama, Lurah Kaliwates Abdul Khamil, S.Si., S.Sos., MM menyampaikan kesiapan Pemerintah Kelurahan Kaliwates bersama seluruh stakeholder untuk melaksanakan amanah tersebut. Menurutnya, berbagai langkah awal telah dilakukan, mulai dari pembentukan dan penguatan Bank Sampah DESTANA, koordinasi dengan operator sampah, sosialisasi kepada warga, pelaku usaha dan instansi pemerintah, hingga studi tiru ke sejumlah lokasi pengelolaan sampah yang telah berhasil menerapkan konsep pengurangan sampah dari sumbernya.
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh peserta bersepakat untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah, pemerintah kelurahan, bank sampah, operator kebersihan, dunia usaha, dan masyarakat guna mewujudkan Kelurahan Kaliwates sebagai model pengelolaan sampah yang efektif, berkelanjutan, dan berorientasi pada ekonomi sirkular. Diharapkan keberhasilan Pilot Project Pengelolaan Sampah Kelurahan Kaliwates nantinya dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mendukung terwujudnya Jember Bersih, Sehat, dan Berkelanjutan sesuai visi pembangunan Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Gus Muhammad Fawait, SE., M.Sc.