DPUPR Jember Genjot Penanganan Jalan, Tim URC Tangani 3.150 Ruas hingga Akhir Februari 2026
- 16 Maret 2026
- Dibaca 250 Kali
Bagikan Via:
DPUPR Jember Genjot Penanganan Jalan, Tim URC Tangani 3.150 Ruas hingga Akhir Februari 2026
JEMBER, 16, MARET 2026 - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember terus berupaya menjaga kondisi infrastruktur jalan agar tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang secara rutin melakukan penanganan kerusakan jalan di berbagai wilayah.
Berdasarkan data DPUPR, sejak 2 Januari hingga 28 Februari 2026, Tim URC telah melakukan penanganan jalan di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Jember. Selama periode tersebut, total luas pekerjaan penanganan jalan yang berhasil dilaksanakan mencapai 178.079,46 meter persegi.
Selain itu, jumlah ruas atau titik lokasi pekerjaan yang telah ditangani oleh Tim URC tercatat sebanyak 3.150 ruas. Penanganan tersebut meliputi perbaikan jalan berlubang maupun kerusakan ringan lainnya yang berpotensi mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Kepala Bidang Jalan DPUPR Kabupaten Jember, Arif Puguh P., saat ditemui menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen DPUPR dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Jember.
“Sejak awal tahun 2026, tim URC kami terus bergerak di lapangan untuk melakukan penanganan kerusakan jalan di berbagai titik. Hingga akhir Februari 2026, tercatat sebanyak 3.150 ruas jalan telah mendapatkan penanganan dengan total luas pekerjaan mencapai 178.079,46 meter persegi,” ujarnya, Senin 16 Maret 2026.
Arif menjelaskan bahwa keberadaan Tim URC memiliki peran penting dalam mempercepat respons terhadap kerusakan jalan yang terjadi di lapangan. Dengan adanya tim tersebut, kerusakan jalan dapat segera ditangani sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar bagi pengguna jalan.
Menurutnya, secara umum kondisi jalan kabupaten yang menjadi kewenangan pemerintah daerah masih dalam kondisi cukup baik. Namun demikian, di beberapa titik masih ditemukan kerusakan seperti jalan berlubang maupun retak yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti curah hujan yang tinggi, usia jalan, serta tingginya mobilitas kendaraan yang melintas.
Untuk itu, DPUPR terus melakukan pemantauan kondisi jalan di lapangan. Selain melalui program pemeliharaan rutin, Tim URC juga dikerahkan untuk melakukan penanganan cepat di titik-titik yang dinilai membutuhkan penanganan segera agar tetap aman dilalui oleh masyarakat.
Dalam menentukan prioritas perbaikan jalan, DPUPR mempertimbangkan beberapa aspek, di antaranya tingkat kerusakan jalan, volume kendaraan yang melintas, serta fungsi jalan tersebut bagi aktivitas masyarakat. Jalan yang menjadi akses utama warga biasanya menjadi prioritas dalam penanganan.
Arif juga mengapresiasi peran masyarakat yang turut memberikan informasi terkait kondisi jalan di lapangan. Menurutnya, laporan dari masyarakat sangat membantu pemerintah dalam mengetahui titik-titik kerusakan yang memerlukan penanganan cepat.
“Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan. Apabila menemukan kerusakan jalan di wilayahnya, masyarakat dapat segera melaporkannya agar dapat segera kami tindak lanjuti,” tambahnya.
Melalui berbagai upaya tersebut, DPUPR berharap kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Jember dapat terus terjaga dengan baik serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang melintas. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati saat berkendara serta ikut menjaga infrastruktur jalan yang telah diperbaiki. (and)