DTPHP Jember Monitoring Pembangunan Irigasi Tersier Kelompok Tani Sumber Rezeki Satu di Lojejer
- 19 Oktober 2026
- Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
DTPHP Jember Monitoring Pembangunan Irigasi Tersier Kelompok Tani Sumber Rezeki Satu di Lojejer
JEMBER, 19 OKTOBER 2026 - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan irigasi tersier yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Sumber Rezeki Satu di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan. Senin, 19 Oktober 2026.
Kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung hasil pembangunan infrastruktur irigasi sekaligus memastikan pekerjaan yang telah dilaksanakan dapat mendukung kebutuhan pengairan di area pertanian. Monitoring tersebut menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pelaksanaan pembangunan agar manfaatnya bisa dirasakan oleh kelompok tani.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan terhadap bukti fisik pembangunan irigasi tersier yang telah selesai dikerjakan. Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat kondisi bangunan irigasi serta memastikan hasil pekerjaan sesuai dengan pelaksanaan yang telah direncanakan.
Salah satu staf DTPHP Jember, Luqman, mengatakan bahwa monitoring dan evaluasi diperlukan untuk mengetahui kondisi hasil pembangunan secara langsung. Pemeriksaan di lapangan juga menjadi bagian dari upaya memastikan infrastruktur yang dibangun dapat berfungsi sesuai peruntukannya.
“Monitoring ini penting untuk melihat langsung hasil pembangunan irigasi tersier yang telah dilaksanakan. Dengan pemeriksaan di lapangan, kita bisa mengetahui kondisi fisik bangunan sekaligus mengevaluasi kesesuaiannya dengan perencanaan,” ujar Luqman.
Menurutnya, keberadaan irigasi tersier memiliki peran penting dalam mendukung distribusi air menuju lahan pertanian. Infrastruktur pengairan yang memadai diharapkan dapat membantu petani memperoleh akses air yang lebih baik sesuai kebutuhan tanaman.
Analis Prasarana dan Sarana Pertanian Joko Nurcahyo, S.TP., menambahkan bahwa kondisi infrastruktur irigasi perlu diperhatikan agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani. Selain pembangunan fisik, pemanfaatan dan pemeliharaan irigasi juga menjadi hal yang perlu diperhatikan bersama.
“Harapannya, pembangunan irigasi ini bisa memberikan manfaat bagi kelompok tani, terutama dalam mendukung kebutuhan pengairan. Karena itu, kondisi bangunan perlu dipastikan dan dijaga agar fungsinya dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ungkap Joko.
Melalui monitoring dan evaluasi ini, DTPHP Jember berupaya memastikan pembangunan infrastruktur pertanian tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mendukung kebutuhan pengairan di tingkat kelompok tani.
Keberadaan irigasi tersier di Desa Lojejer diharapkan dapat menjadi salah satu penunjang kegiatan pertanian, sehingga pengelolaan air dapat berjalan lebih baik dan membantu mendukung produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Wuluhan. (ima)