logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Dua Rumah di Kelurahan Slawu Terbakar, Pemerintah Kelurahan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

  • 02 Juni 2026
  • Dibaca 142 Kali
Bagikan Via:
dua-rumah-di-kelurahan-slawu-terbakar-pemerintah-kelurahan-imbau-warga-tingkatkan-kewaspadaan-20260603

Dua Rumah di Kelurahan Slawu Terbakar, Pemerintah Kelurahan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

JEMBER, 02 JUNI 2026 - Kebakaran menghanguskan dua rumah warga di Jalan Branjangan, Lingkungan Sumberlangon RT 002 RW 010, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa malam, 02 Juni 2026, mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.45 WIB itu menimpa rumah milik Anwari alias Pak Rofik dan Abdul Azis yang lokasinya berdampingan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, api diduga berasal dari salah satu kamar di rumah Anwari yang berada di dekat dapur.

Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum Kelurahan Slawu, Oni Setiawan, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh Riky Prasetyo, putra Abdul Azis, saat berada di dapur rumahnya.

"Ketika itu lampu di rumah padam sehingga Riky keluar untuk memeriksa kondisi sekitar. Setelah mengetahui lampu rumah tetangga masih menyala, ia kembali ke dapur dan melihat kobaran api berasal dari kamar rumah Anwari yang berada dekat dapur. Selanjutnya ia segera memberitahukan kepada ayahnya," kata Oni saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut dia, warga yang mengetahui adanya kebakaran segera berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Namun, kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian bangunan rumah terbuat dari material yang mudah terbakar. Akibatnya, rumah milik Anwari mengalami kerusakan paling parah dan hampir seluruh bangunan hangus dilalap api.

Sementara itu, rumah milik Abdul Azis turut terdampak akibat api yang merambat ke bangunan di sebelahnya. Bagian atap rumah mengalami kerusakan sebelum akhirnya api berhasil dikendalikan petugas.

Oni menjelaskan kedua rumah tersebut memiliki akses pintu penghubung di bagian tengah bangunan dengan luas keseluruhan sekitar 6x18 meter. Kondisi itu diduga mempercepat penyebaran api dari satu rumah ke rumah lainnya.

"Berdasarkan informasi awal dan hasil pemeriksaan sementara, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang berasal dari kamar dekat dapur rumah Anwari," ujarnya.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material yang dialami kedua keluarga diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Lurah Slawu, Hermanto, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak layak atau penggunaan peralatan elektronik yang kurang aman.

"Kami mengimbau warga agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing dan segera memperbaiki apabila ditemukan kerusakan yang berpotensi menimbulkan kebakaran," katanya.

Sejumlah petugas gabungan dari Polsek Patrang, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, PLN, Babinsa Kelurahan Slawu, serta perangkat Kelurahan Slawu diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan penyelidikan. (yud)

Galeri Foto