logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ajung

Dukung KKN Kolaborasi V, Pemcam Ajung Optimistis Percepat Pembangunan Desa

  • 06 Juli 2026
  • Dibaca 34 Kali
Bagikan Via:
dukung-kkn-kolaborasi-v-pemcam-ajung-optimistis-percepat-pembangunan-desa-20260707

Dukung KKN Kolaborasi V, Pemcam Ajung Optimistis Percepat Pembangunan Desa

JEMBER, 06 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Ajung berkomitmen penuh mendukung pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi V Tahun 2026. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah ini diarahkan untuk melahirkan solusi nyata atas berbagai persoalan krusial di tingkat desa, mulai dari pengentasan tengkes (stunting) hingga tata kelola lingkungan.

Dukungan tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Kecamatan Ajung, Bagus Hendrawan, saat menghadiri Audiensi KKN Kolaborasi V di Aula Soetrisno Wijaya, Politeknik Negeri Jember, Senin 06 Juli 2026. Audiensi ini digelar sebagai langkah koordinasi untuk menyamakan persepsi antara pihak akademisi dan pemerintah daerah sebelum mahasiswa terjun ke lapangan.

"KKN Kolaborasi V Tahun 2026 merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan. Kami menyambut baik arahan agar penanganan stunting menjadi tema utama, karena persoalan ini membutuhkan keterlibatan semua pihak secara berkelanjutan," ujar Bagus.

Dalam audiensi tersebut disepakati bahwa setiap kelompok mahasiswa akan mengusung tema KKN yang relevan dengan potensi dan kebutuhan spesifik desa masing-masing. Program penanganan stunting menjadi prioritas utama yang wajib diimplementasikan melalui edukasi, pendampingan, serta kolaborasi aktif bersama kader posyandu dan pemerintah desa.

Selain penanganan stunting, para peserta KKN juga mengemban sejumlah program wajib (mandatory). Program-program strategis tersebut meliputi pendampingan masyarakat kategori Desil 1, penanganan dan pengelolaan sampah, penuntasan Anak Tidak Sekolah (ATS), serta sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pada pilar kesejahteraan sosial, mahasiswa bertugas meningkatkan literasi digital warga melalui aplikasi Cek Bansos. Mahasiswa akan mendampingi masyarakat membuat akun secara mandiri sekaligus melakukan verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi warga yang belum terdaftar. Warga yang memenuhi kriteria kelayakan pada kategori Desil 1 hingga Desil 4 nantinya akan diusulkan sebagai penerima bantuan sesuai mekanisme yang berlaku.

Sementara itu, di bidang lingkungan, KKN Kolaborasi V menargetkan pembentukan minimal satu bank sampah di setiap desa lokasi pengabdian. Program ini dirancang untuk membangun kesadaran warga dalam mengelola sampah berbasis ekonomi sirkular, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, sekaligus bernilai ekonomis.

Melalui integrasi program yang matang ini, KKN Kolaborasi V Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pemenuh basis akademik, tetapi juga memberikan kontribusi multiplikatif yang nyata dalam mempercepat pembangunan desa berkelanjutan di Kabupaten Jember. (ar)

Galeri Foto