logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Dukung Swasembada Pangan, DPUPR Jember Normalisasi Irigasi Tanggal Kanan di Desa Cakru

  • 06 November 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
dukung-swasembada-pangan-dpupr-jember-normalisasi-irigasi-tanggal-kanan-di-desa-cakru-20261107

Dukung Swasembada Pangan, DPUPR Jember Normalisasi Irigasi Tanggal Kanan di Desa Cakru

JEMBER, 06 NOVEMBER 2026 - Upaya menjaga kelancaran pengairan lahan pertanian terus dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember. Kali ini, melalui bidang Sumber Daya Air (SDA), DPUPR Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan normalisasi jaringan irigasi Tanggal Kanan yang berlokasi di Desa Cakru, Kecamatan Kencong pada Jumat, 06 November 2026.

Kegiatan normalisasi ini menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga fungsi infrastruktur pengairan, khususnya untuk mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat. Jaringan irigasi Tanggal Kanan sendiri memiliki cakupan layanan pengairan mencapai sekitar 81 hektare lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan bagi para petani di wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, normalisasi dilakukan untuk mengembalikan kondisi jaringan irigasi agar dapat berfungsi secara optimal. Seiring berjalannya waktu, saluran irigasi berpotensi mengalami pendangkalan akibat endapan tanah, lumpur, maupun material lain yang terbawa aliran air. Kondisi tersebut dapat menghambat kelancaran distribusi air, sehingga diperlukan penanganan secara berkala agar air dapat mengalir dengan baik hingga ke area persawahan.

Melalui kegiatan ini, DPUPR Kabupaten Jember berupaya memastikan saluran irigasi kembali memiliki kapasitas aliran yang memadai. Dengan kondisi saluran yang lebih baik, distribusi air diharapkan dapat menjangkau lahan pertanian secara lebih merata, terutama ketika petani membutuhkan pasokan air untuk mendukung proses pengolahan lahan hingga masa pertumbuhan tanaman.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kabupaten Jember, Didit Supriyono, S.T., menyampaikan bahwa normalisasi jaringan irigasi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan fungsi infrastruktur sumber daya air, khususnya yang berkaitan langsung dengan sektor pertanian.

Menurut Didit, jaringan irigasi memiliki peran penting dalam menunjang produktivitas pertanian. Oleh karena itu, kondisi saluran perlu dijaga agar tetap berfungsi dengan baik dan mampu memenuhi kebutuhan pengairan masyarakat.

"Normalisasi ini kami lakukan untuk mengembalikan fungsi jaringan irigasi Tanggal Kanan agar aliran air dapat berjalan lebih lancar. Dengan cakupan layanan sekitar 81 hektare lahan pertanian, keberadaan saluran ini tentu sangat penting bagi para petani. Kami berharap melalui kegiatan ini kebutuhan pengairan dapat terpenuhi dengan lebih baik," ungkap Didit Supriyono.

Ia juga menjelaskan bahwa pemeliharaan jaringan irigasi tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik saluran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan air untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat. Infrastruktur irigasi yang terawat akan membantu mengurangi hambatan distribusi air, sehingga pemanfaatannya dapat berlangsung lebih efektif.

Bagi masyarakat petani, kelancaran aliran irigasi menjadi salah satu faktor penting dalam menjalankan kegiatan pertanian. Ketersediaan air yang cukup dan distribusi yang lancar dapat membantu petani dalam menentukan waktu tanam, melakukan perawatan tanaman, serta menjaga keberlangsungan kegiatan produksi pertanian. (yan)

Galeri Foto