logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Panti

Dumas MBG di Dusun Karanganom Mencuat, Pemdes Serut Gelar Rapat Koordinasi Evaluasi

  • 20 Oktober 2026
  • Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
dumas-mbg-di-dusun-karanganom-mencuat-pemdes-serut-gelar-rapat-koordinasi-evaluasi-20261021

Dumas MBG di Dusun Karanganom Mencuat, Pemdes Serut Gelar Rapat Koordinasi Evaluasi

JEMBER, 20 OKTOBER 2026 - Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu langkah cepat dari pemerintah daerah dan pemerintah desa setempat. Menindaklanjuti Pengaduan Masyarakat (Dumas) yang berhembus dari Dusun Karanganom, Desa Serut, Pemerintah Desa (Pemdes) Serut menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi secara intensif pada Selasa, 20 Oktober 2026. Pertemuan ini difokuskan untuk membahas keluhan warga terkait aspek lingkungan dan pengolahan sisa operasional program tersebut di lapangan.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Kepala Desa Serut ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, perwakilan pengelola/dapur penyedia program MBG, serta dihadiri dan dipimpin langsung oleh Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., M.M. Langkah tegas dan responsif ini diambil guna memastikan bahwa program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak tersebut tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun kenyamanan warga sekitar.

Aduan masyarakat di Dusun Karanganom bermula dari ditemukannya indikasi pembuangan sisa limbah operasional dari aktivitas penyediaan makanan yang dibuang sembarangan ke selokan pemukiman warga. Hal tersebut memicu kekhawatiran warga akan beredarnya bau tidak sedap, munculnya potensi bibit penyakit, hingga tersumbatnya saluran air yang dapat memicu genangan di musim hujan.

Menanggapi aduan tersebut, Camat Panti Hendra Kusuma, S.Sos., M.M., memberikan arahan dan penegasan yang sangat keras kepada pihak pengelola MBG dan seluruh perangkat desa yang hadir dalam rapat evaluasi tersebut. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan program gizi tidak boleh mengorbankan kebersihan dan kesehatan lingkungan masyarakat.

"Program Makan Bergizi Gratis ini adalah niat mulia pemerintah untuk mencerdaskan dan menyehatkan anak-anak kita. Namun, teknis pelaksanaannya di lapangan harus tetap mematuhi aturan sanitasi dan kelestarian lingkungan. Saya menegaskan, limbah hasil olahan maupun sisa operasional dapur MBG tidak boleh dibuang sembarangan ke selokan warga! Selokan itu untuk saluran air hujan dan drainase pemukiman, bukan tempat pembuangan limbah sisa makanan atau minyak," tegas Hendra Kusuma dalam rapat koordinasi tersebut.

Lebih lanjut, Hendra Kusuma menekankan agar pihak pengelola MBG di Dusun Karanganom segera membuat sistem pengelolaan limbah yang memadai, seperti instalasi penangkap lemak (grease trap) dan tempat penampungan sampah terpadu yang tertutup. Pihak kecamatan tidak akan segan-segan memberikan teguran keras hingga merekomendasikan evaluasi total terhadap izin operasional pihak penyedia jika aduan serupa kembali terulang di kemudian hari.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Serut bersama jajaran Pemdes menyambut baik arahan tegas dari Camat Panti. Pemdes Serut berkomitmen untuk meningkatkan fungsi pengawasan harian di wilayah Dusun Karanganom. Langkah-langkah konkrit, seperti inspeksi mendadak ke lokasi dapur dan penyediaan bak penampungan limbah yang terpisah, akan segera diterapkan dalam waktu singkat demi menjaga kondusivitas serta kebersihan lingkungan pemukiman warga.

Melalui rapat koordinasi evaluasi ini, diharapkan keluhan masyarakat dapat terakomodasi dan terselesaikan secara bijak. Sinergi antara Camat Panti, Pemdes Serut, dan partisipasi aktif warga Karanganom menjadi bukti nyata bahwa transparansi dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan prioritas utama dalam menjalankan setiap program pembangunan pemerintah di wilayah Kecamatan Panti. (jha)

Galeri Foto