Evaluasi Aksi Konvergensi Jadi Penguatan Program Penurunan Stunting di Sumberjambe
- 23 Oktober 2026
- Dibaca 23 Kali
Bagikan Via:
Evaluasi Aksi Konvergensi Jadi Penguatan Program Penurunan Stunting di Sumberjambe
JEMBER, 23 OKTOBER 2026 – Kecamatan Sumberjambe terus mendukung upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Komitmen tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan monitoring dan evaluasi aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, Kamis 22 Oktober 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut agenda monitoring dan evaluasi yang dikoordinasikan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Jember. Pelaksanaannya bertujuan mendukung pemantauan program sekaligus memperkuat keterpaduan peran instansi terkait dalam upaya menekan angka stunting.
Dalam kegiatan tersebut, hadir unsur Kecamatan Sumberjambe, termasuk Agus Budi Santoso selaku Plh. Kasi PMKS dan perwakilan Pelayanan Umum (Pelum). Kegiatan juga diikuti Yunus dari unsur penyuluh keluarga berencana serta perwakilan Puskesmas Sumberjambe. Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kerja bersama dalam mendukung program yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
Pencegahan stunting memerlukan perhatian berkelanjutan karena berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, hingga pola pengasuhan dan kondisi lingkungan keluarga. Oleh sebab itu, koordinasi antarinstansi dibutuhkan agar program yang dijalankan dapat saling mendukung sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Sekretaris Kecamatan Sumberjambe, Lily Rismawati, S.Sos., menilai koordinasi di tingkat wilayah menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan program pencegahan stunting. Menurutnya, komunikasi yang baik antarunsur terkait diperlukan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan selaras dan kebutuhan masyarakat memperoleh perhatian yang tepat.
“Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan bersama-sama dan tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Koordinasi antarinstansi harus terus dijaga supaya setiap pihak memahami perannya dan program yang dijalankan bisa mendukung kebutuhan masyarakat,” ujar Lily.
Melalui monitoring dan evaluasi, pelaksanaan aksi konvergensi diharapkan dapat ditinjau secara berkala sehingga aspek yang masih perlu diperkuat dapat menjadi perhatian bersama. Evaluasi juga menjadi bagian dari upaya mendukung pelaksanaan program yang lebih terarah dan berkesinambungan di tingkat kecamatan.
Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan warga. Penguatan koordinasi lintas sektor dalam pencegahan stunting menjadi salah satu bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak.
Kecamatan Sumberjambe diharapkan terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan Puskesmas, penyuluh keluarga berencana, serta unsur terkait lainnya. Dengan koordinasi yang berkesinambungan, upaya pencegahan stunting diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih terpadu dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (wd)