Evaluasi SPM Triwulan III, Dinkes Jember Perkuat Percepatan Pelayanan Kesehatan Dasar
- 03 November 2026
- Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
Evaluasi SPM Triwulan III, Dinkes Jember Perkuat Percepatan Pelayanan Kesehatan Dasar
JEMBER. 03 NOVEMBER 2026 – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember terus memperkuat upaya pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan melalui evaluasi capaian Triwulan III dan sosialisasi sistem pelaporan SPM.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Selasa, 03 November 2026, ini menjadi momentum untuk mengapresiasi capaian pelayanan sekaligus memperkuat strategi peningkatan kualitas dan jangkauan layanan kesehatan dasar bagi masyarakat.
Berdasarkan rekapitulasi data kumulatif hingga bulan ke-10, rata-rata capaian SPM bidang kesehatan Kabupaten Jember mencapai 78,83 persen. Sejumlah indikator menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, di antaranya pelayanan terduga tuberkulosis (TB) mencapai 95 persen, skrining orang dengan risiko terinfeksi HIV sebesar 91 persen, serta pelayanan kesehatan usia pendidikan dasar sebesar 89 persen.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya bersama jajaran Dinkes PPKB dan seluruh UPT Puskesmas dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai standar. Ke depan, penguatan juga diarahkan pada pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), pelayanan kesehatan lanjut usia, serta pengendalian penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Kepala Subbagian Perencanaan dan Pelaporan Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Naila Atthiyah, S.KM., menyampaikan bahwa evaluasi SPM bukan sekadar melihat perkembangan angka capaian, tetapi juga menjadi dasar untuk memperkuat langkah strategis dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan.
“Evaluasi ini menjadi momentum bagi kita untuk melihat perkembangan capaian pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat langkah-langkah strategis ke depan. Kami mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih dan mendorong seluruh Puskesmas untuk terus mengoptimalkan pelayanan, memperluas jangkauan sasaran, serta memperkuat koordinasi agar pemenuhan Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan di Kabupaten Jember semakin baik,” ujarnya.
Sebagai langkah penguatan, Dinkes PPKB mendorong Puskesmas meningkatkan penjangkauan sasaran melalui pelacakan aktif dan sweeping terpadu bersama bidan desa serta kader Posyandu. Penguatan pelayanan juga dilakukan melalui kolaborasi dengan Praktik Mandiri Bidan (PMB) dan klinik swasta agar pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat dapat terintegrasi dengan pencatatan Puskesmas.
Selain itu, integrasi skrining hipertensi dan diabetes melitus di poli rawat jalan, Posbindu, serta Posyandu Lansia terus didorong untuk memperluas akses deteksi dini penyakit tidak menular.
Dari sisi tata kelola, penguatan dilakukan melalui sinkronisasi dan validasi data sasaran secara by name by address, pemenuhan ketersediaan logistik pelayanan, serta optimalisasi sistem pelaporan digital. Melalui langkah tersebut, pencatatan dan pemantauan capaian pelayanan diharapkan semakin akurat dan tepat waktu.
Melalui evaluasi dan sosialisasi ini, Dinkes PPKB Kabupaten Jember mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dasar, sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkesinambungan. (ken)