Gandeng Mahasiswa KKN, Kelurahan Banjarsengon Dorong Warga Kelola Sampah Rumah Tangga Jadi Bernilai Ekonomi
- 04 Agustus 2026
- Dibaca 61 Kali
Bagikan Via:
Gandeng Mahasiswa KKN, Kelurahan Banjarsengon Dorong Warga Kelola Sampah Rumah Tangga Jadi Bernilai Ekonomi
JEMBER, 04 AGUSTUS 2026 - Pemerintah Kelurahan Banjarsengon, Kabupaten Jember, menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif #5 Tahun 2026 untuk mengedukasi warga terkait pengelolaan sampah berbasis komunitas. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Bank Sampah yang digelar di Aula Pendopo Kelurahan Banjarsengon pada Selasa, 03 Agustus 2026.
Upaya kolaboratif tersebut ditujukan untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap sampah rumah tangga. Selain demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, pembentukan bank sampah disiapkan agar mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga setempat.
Kegiatan ini menghadirkan Lurah Banjarsengon Sudik Haryono, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kolaboratif #5 Ade Irma Noviyanti, serta Pendiri Bank Sampah SIKUPI sekaligus Ketua Bank Sampah Kabupaten Jember, Susiatik.
Melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif, warga dibekali pemahaman teknis mengenai tata cara pembentukan bank sampah di tingkat RT dan RW. Edukasi berfokus pada mekanisme pemilahan sampah sejak dari dapur rumah tangga, alur penyetoran, hingga kalkulasi keuntungan ekonominya.
Lurah Banjarsengon, Sudik Haryono, menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan pengelolaan lingkungan berada di tangan masyarakat. Menurutnya, keberadaan bank sampah tidak hanya memangkas volume limbah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), tetapi juga menjadi peluang penghasilan tambahan.
"Bank sampah bukan sekadar mengurangi beban limbah di TPA, melainkan juga memberikan nilai ekonomis nyata bagi warga. Kami berharap kebiasaan memilah sampah ini menjadi budaya yang berkelanjutan," ujar Sudik.
Pada kesempatan yang sama, penggiat lingkungan Susiatik menekankan pentingnya pergeseran pola pikir masyarakat. Sampah yang selama ini dianggap masalah, sebenarnya memiliki nilai guna tinggi jika dipilah dan dikelola secara terstruktur.
Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Ade Irma Noviyanti, mengapresiasi antusiasme warga dan dukungan penuh dari pihak kelurahan. Ia berharap edukasi ini segera ditindaklanjuti dengan pembentukan unit Bank Sampah baru di Kelurahan Banjarsengon sebagai program pemberdayaan masyarakat yang konkret. (sgk)