logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

Gandeng Tokoh Lintas Agama, Kodim 0824 dan Bakesbangpol Jember Perkuat Sinergi Kebangsaan

  • 02 Juli 2026
  • Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
gandeng-tokoh-lintas-agama-kodim-0824-dan-bakesbangpol-jember-perkuat-sinergi-kebangsaan-20260702

Gandeng Tokoh Lintas Agama, Kodim 0824 dan Bakesbangpol Jember Perkuat Sinergi Kebangsaan

JEMBER, 02 JULI 2026 – Komando Distrik Militer (Kodim) 0824/Jember terus memperkokoh sinergi lintas sektoral guna menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan daerah. Langkah strategis ini diwujudkan melalui agenda Silaturahmi Dandim 0824/Jember bersama Tokoh Lintas Agama se-Kabupaten Jember yang digelar di Aula Makodim 0824/Jember, Rabu 01 Juli 2026.

Acara yang diinisiasi oleh Kodim 0824/Jember ini menjadi wadah krusial untuk memperkuat Komunikasi Sosial (Komsos). Fokus utamanya adalah menyelaraskan langkah dalam menjaga kerukunan umat beragama, mengantisipasi ancaman modern, hingga mendukung ketahanan pangan nasional di wilayah Jember.

Dandim 0824/Jember, Letkol Inf. Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada para tokoh agama yang konsisten menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kondusivitas Jember tidak bisa hanya bertumpu pada TNI dan Polri, melainkan butuh keterlibatan aktif pemuka agama.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemuka agama yang telah membantu Kodim 0824/Jember menjaga keamanan wilayah. Sinergi seperti ini harus terus kita pelihara demi menjaga Kabupaten Jember tetap aman, damai, dan harmonis," ujar Letkol Inf. Rifqi.

Lebih lanjut, Dandim mengingatkan tantangan bangsa yang kian kompleks, termasuk perang modern (proxy war) yang memanfaatkan teknologi informasi untuk memecah belah bangsa. Ia mengajak para tokoh agama memitigasi risiko ini dengan membimbing generasi muda agar memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Dalam kesempatan yang sama, Letkol Inf. Rifqi juga memaparkan rencana strategis pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Kecamatan Silo. Proyek ini diproyeksikan mampu mendongkrak potensi besar Jember sebagai salah satu lumbung pangan nasional sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

Dukungan terhadap visi kemajuan Jember juga datang dari aparat penegak hukum. Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Dr. Yadyn, S.H., M.H., menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi dan berharap tokoh agama dapat menjadi mitra strategis untuk membangun budaya antikorupsi di masyarakat. Ia juga menilai kehadiran Batalyon Teritorial di Silo akan membawa dampak linier terhadap pertumbuhan ekonomi warga.

Menanggapi isu sosial di masyarakat, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Azhar Jember, Drs. K.H. Abd. Hamid Hasbullah, menitipkan harapan agar aparat bertindak tegas terhadap peredaran miras dan narkoba. Beliau juga mengimbau agar pelaksanaan pawai sound horeg dapat menghormati waktu ibadah dengan berhenti sejenak saat azan berkumandangkan.

Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Jember melalui Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Poerwahjoedi, S.E., M.M. Ia menegaskan bahwa kolaborasi inklusif antara TNI, pemda, penegak hukum, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan tokoh masyarakat adalah modal utama daerah.

"Bakesbangpol sangat mengapresiasi silaturahmi ini. Melalui komunikasi yang intensif, potensi konflik dapat dicegah sejak dini. Ketika semua elemen bersatu, pembangunan daerah, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat akan lebih mudah diwujudkan," pungkas Poerwahjoedi.

Pertemuan ditutup dengan sesi ramah tamah yang hangat, mencerminkan komitmen bersama yang solid untuk membawa Kabupaten Jember menjadi daerah yang semakin aman, rukun, dan maju. (but)

Galeri Foto